Curi Motor dan Dijual di Grup Facebook, Pelaku Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri
Muhfid (42) nekat membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi W 2328 BI yang tengah diparkir di sebuah warung.
TRIBUNKALTIM.CO - Curi motor dan dijual di grup Facebook, pelaku tak sadar jual ke pemiliknya sendiri
Seorang pria di Lamongan, Jawa Timur akhirnya kena 'batunya' setelah berulang kali mencuri motor.
Muhfid (42) nekat membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi W 2328 BI yang tengah diparkir di sebuah warung yang ada di depan sebuah pabrik di Dusun Tanggungan, Lamongan, Jawa Timur.
• Persib tanpa 3 Pemain Utama Hadapi Borneo FC, Robert Rene Alberts Terpaksa Ambil Solusi Ini
• Sambut Tahun 2020, Ini 5 Zodiak Paling Beruntung Termasuk Urusan Cinta, Ada yang Bakal Ketemu Jodoh
• Tingkah Heboh Syahrini saat Naik Bus Bareng Suami, Reaksi Mantan Luna Maya dan Kelucuan Momen Mesra
• Hilang 3 Hari, Mahasiswi di Bengkulu Ditemukan Terkubur di Belakang Kos, Polisi Temukan Kejanggalan
Pelaku dengan mudah membawa kabur motor yang masih terdapat kunci kontak, karena si pemilik lupa mencabutnya.
Namun, ironisnya, Muhfid tertangkap oleh pemilik motor setelah pelaku mencoba menjual motor korban.
Kejadian bermula saat korban DL (35), warga Dusun Tanggungan, Desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Gresik, lupa mencabut kunci motor miliknya.
Melihat kondisi tersebut, Muhfid langsung bertindak dan dengan hitungan menit dan membawa kabur motor milik DL.
• Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Selasa 10 Desember 2019, Taurus jadi Orang Ketiga, Scorpio Campur Aduk
• Diungkap Setelah Dipecat, Orang Dalam Bongkar Ari Askhara Ternyata Masih Punya Utang ke Karyawannya
• Prediksi Pemain Timnas Indonesia U23 vs Vietnam, Garuda Muda Tanpa Egy Maulana?
Namun, siapa sangka, motor hasil curian yang kemudian dijual oleh pelaku melalui jejaring sosial dan malah diketahui oleh korban.
"Jadi, motor tersebut oleh pelaku dijual secara online, melalui info jual-beli motor yang ada di Facebook.
Dan ternyata postingan itu diketahui oleh korban, yang kemudian mengajak chatting pribadi dengan berpura-pura hendak membeli motor tersebut," ujar Kanit Reskrim Polsek Wringinanom, Aipda Dwi Rahmanto, saat dihubungi, Senin (9/12/2019).
Lantaran tidak merasa curiga, lanjut Dwi, pelaku antusias melanjutkan pembahasan terkait negoisasi harga dan menyepakati untuk bertemu langsung dengan korban.
Setelah mendapati kepastian waktu bertemu, di satu sisi korban menghubungi pihak kepolisian untuk meminta bantuan.
"Saat itu disepakati harga Rp 7,9 juta. Namun, sebelum bertemu, korban sudah mengontak kami untuk ikut melihat motor yang ditawarkan," ujar Dwi.
Akhirnya, anggota gabungan dari Reskrim Polsek Wringinanom dan Resmob Polres Gresik ikut memantau pertemuan yang disepakati tanpa disadari oleh pelaku.
• Jelang Timnas Indonesia U23 vs Vietnam, Tim Garuda Siap Tempur Indra Sjafri Singgung Soal takdir
• Di Vagabond Voyage, Lee Seung Gi Ditanya soal Season 2, Ini Jawaban Lawan Main Suzy, Jadi Petunjuk?
• Line Up Pertama 34th Golden Disc Awards, Top 10 Hasil Sementara Popularity Award, Sudah 2 Juta Vote
• RAPBD Jakarta 2020 Disorot Lagi, 1 Set Komputer Rp 128,9 Miliar, Tanggapan Anak Buah Anies Baswedan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pealku-10122019.jpg)