Sabtu, 11 April 2026

Sosialisasi Cegah Kebakaran, Staf Bappeda Ramai-ramai Belajar Cara Gunakan Alat Pemadam Api

Sosialisasi Cegah Kebakaran, Staf Bappeda Ramai-ramai Belajar Cara Gunakan Alat Pemadam Api

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.CO/Margaret Sarita
Pelatihan penanganan kebakaran di lingkungan Bappeda Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – sosialisasi cegah kebakaran, staf Bappeda ramai-ramai belajar cara gunakan alat pemadam api

Musibah kebakaran kerap terjadi di wilayah Kutai Timur, tak hanya di kawasan pemukiman, beberapa kali bahkan terjadi di kawasan perkantoran di Bukit Pelangi.

Penyebabnya, bermacam-macam. Mulai dari konsleting listrik  hingga peralatan memasak yang belum dimatikan.

Menghadapi kebakaran pun ada trik sendiri agar tidak membuat api membesar.

Untuk itu, Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kutai Timur, menggelar pelatihan pengamanan aset BMD melalui kegiatan sosialisasi pemadaman kebakaran, bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kutim, Jumat (13/12/2019).

Baca Juga

 Siap-siap Berau Mati Lampu, Besok 14 Desember PLN Padamkan Listrik 6 Jam, Ini Kawasan Terdampak

 Hal Pertama yang akan Dilakukan Ahmad Dhani saat Bebas, Bakal Ada Penyambutan Suami Mulan Jameela ?

 Antisipasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok, Diskoperindag Berau Gelar Pasar Murah

 Konser Dewa Tahun 2020 hingga Bisnis Baru, Rencana Ahmad Dhani Setelah Bebas Penjara Mulai Terungkap

Puluhan staf Bappeda dan Dinas Kebudayaan yang bersebelah gedung ramai-ramai mengikuti kegiatan yang dipandu petugas pemadam kebakaran.

Menyimak bagaimana mematikan api yang tiba-tiba berkobar di atas kompor gas atau ada api di sudut ruangan dari stop kontak listrik. Hingga penggunaan alat pemadam api ringan.

“Musibah kebakaran kerap terjadi di Sangatta. Apa yang diperoleh dari pelatihan kali ini, tidak hanya untuk diterapkan di kantor bisa suatu saat terjadi, tapi bisa pula di lingkungan rumah.

Bagaimana memadamkan api dari kompor, mengapa sebaiknya pakai karung atau handuk basah.

Semua diajarkan di kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan sigap saat terjadi pada diri sendiri atau di lingkungannya,” ungkap Sekretaris Bappeda Kutim, Akhmad Fauzan.

Baca Juga

 Berbahaya, Jangan Tinggalkan di Pesawat, Inilah Pentingnya Merobek Boarding Pass

 Pemkab Berau Terbitkan Peraturan Bupati Tentang Kode Etik ASN, Sanksi Terberat Bisa Dipecat!

 Mulai Terdeteksi, Pengamat Ungkap Alasan Lain Gibran dan Bobby Maju Pilkada 2020, Mirip Langkah AHY

 Bulan Madu ke Italia, Waduh. . . Terungkap Joroknya Rezky Aditya, Begini Kata Citra Kirana

Termasuk penggunaan Apar. Gedung Bappeda Kutai Timur telah dilengkapi dengan lebih 10 unit Apar yang diletakkan di beberapa sudut lobi kantor serta beberapa ruang kerja.

Namun, cara menggunakan Apar perlu diketahui orang banyak. Agar bila terjadi musibah, mereka bisa langsung memadamkan dengan menggunakan alat tersebut.

“Banyak juga yang melihat Apar, tapi ternyata tak tahu cara menggunakannya. Begitu terjadi musibah, bilang Aparnya tidak berfungsi.

Padahal, bisa jadi bukan Aparnya yang rusak, tapi kita yang tidak tahu cara menggunakannya,” ujar Akhmad Fauzan.

Kebakaran di Sepinggan, Balikpapan

Sementara itu, peristiwa kebakaran kembali terjadi pada Kamis dinihari 12 Desember di Jl. Marsma R Iswahyudi RT. 23 Kelurahan Sepinggan Kecamatan Balikpapan Selatan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved