Pilkada Kaltara
Polda Kaltara Berupaya Keras Amankan Pilkada 2020, Kapolda: Kalau Ricuh yang Rugi Kita Sendiri
Polda Kaltara Berupaya Keras Amankan Pilkada 2020, Kapolda: Kalau Ricuh yang Rugi Kita Sendiri
Voyeurisme di Samarinda, Kelainan Seks yang Membuat Penderitanya Senang Mengintip Orang Lain
Pertama di Kaltara, Energize Tunggu PLTU Malinau Berhasil Melalui Tahap Uji Coba Isolasi
Tragedi 2016 Bom Molotov di Gereja Oikumene, Korban Alvaro Terkini Membaik Gemar Main Drum Bernyanyi
Kapolda mengatakan, akan menerjunkan 2/3 anggotanya untuk mengamankan jalannya Pilkada 2020 serentak termasuk membantu penyelenggara jika terjadi kesulitan seperti distribusi logistik Pilkada.
"Teman TNI juga akan mem-backup. Jadi TNI/Polri siap mengamankan Pilkada 2020 agar berjalan aman, damai, dan sejuk," ujarnya.
Inilah Catatan Penanganan Kasus Polda Kalimantan Utara Selama 2019
Diberitakan sebelumnya, jumlah kasus kejahatan pada tahun 2019 di wilayah hukum Polda Kalimantan Utara mencapai 937 laporan.
Dari kasus itu tercatat 748 laporan yang diselesaikan.
Kapolda Kalimantan Utara Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Indrajit mengungkapkan, Polres Nunukan dan Polres Tarakan adalah yang paling banyak menerima laporan.
Masing-masing 322 laporan.
Polres Bulungan menerima 212 laporan, Polres Malinau 58 laporan, Ditresnarkoba 22 laporan, Ditreskrimsus 10 laporan, dan Ditreskrimum 9 laporan.
"Kejahatan konvensional mendominasi, yaitu 762 laporan. Kemudian kejahatan trans nasional 204 laporan, kejahatan terhadap kekayaan negara 7 laporan," kata Kapolda, Kamis (26/12/2019) saat konferensi pers di Mapolda.
Selanjutnya, perkara penyalahgunaan narkoba sebanyak 252 laporan dengan penyelesaian sebanyak 219 kasus. Dari kasus tersebut 323 tersangka laki-laki dan 44 perempuan.
"Barang bukti 105 kilogram narkotika. Diantaranya sabu-sabu 86 kilogram," ujarnya.
BACA JUGA