Kamis, 9 April 2026

Warga Diterkam Buaya

Nelayan di Nunukan Kalimantan Utara Diterkam Buaya, Ini Kronologinya

Warga Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara ), geger terkait adanya salah satu nelayan yang diterkam buaya.

Editor: Budi Susilo
Dok TribunKaltim.Co
ILUSTRASI - Buaya muara liar. Nelayan di Nunukan Kalimantan Utara Diterkam Buaya, Ini Kronologinya 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Warga Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara ), geger terkait adanya salah satu nelayan yang diterkam buaya.

Peristiwa tersebut menimpah Mansyah (40) warga Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Nunukan, Rabu (1/1/2020), sekitar Pukul 08.00 Wita.

Korban sendiri merupakan warga yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.

BACA JUGA: 

 Mengenal Astana Indonesia Raya, Campuran Rumah Adat Satu Bangunan, Konsep Ibu Kota Negara di Kaltim

 BREAKING NEWS Pipa Transmisi Bocor Lagi, 50 Persen Pelanggan PDAM Balikpapan tak Nikmati Air Bersih

 Kasus Narkoba di PPU Meningkat 24 Kasus, Pelaku Didominasi Kalangan Usia Produktif

 BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 1 Sampai 2 Januari 2020, Jabodetabek Wajib Waspada

Kasubdit Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Hasanudin, menjelaskan jika korban diterkam saat tengah mencari udang.

"Posisi korban tengah mencari udang dengan menggunakan perahu dan pukat di sungai sekitar Desa Tepian," katanya saat dikonfirmasi via telepon.

Berdasarkan laporan dari saksi, Hasanuddin menambahkan jika buaya langsung menerkam saat korban tengah memasang pukatnya.

Atas kejadian itu tubuh korban dibawa oleh buaya yang menerkam.

BACA JUGA:

 Kontraktor Proyek Pemasangan Pipa PDAM Bontang Didenda Rp3,6 Juta Per Hari, Begini Penyebabnya

 Penyelesaian Proyek Molor, Disemprot Komisi III DPRD Bontang Ini Alasan Kontraktor Proyek Pipa PDAM

 Warga Keluhkan Proyek Pipa PDAM Bontang, Banyak Motor Jatuh hingga Penghasilan Ojek Berkurang

 Komisi III Sidak Proyek Pemasangan Pipa PDAM Bontang, Sebut Kontraktor Tak Profesional,Ini Alasannya

"Jadi kami dapat laporan dari saksi mata, yang kami temukan tinggal perahu korban sementara korban menghilang," tambahnya.

Pencarian pun dilakukan selama beberapa jam namun belum menemui hasil.

"Kami sudah kerahkan sejumlah personil dibantu dengan warga. Ada sekitar 20 perahu yang dipakai mencari tapi belum juga ditemukan," ucapnya.

BACA JUGA:

Generasi Pencinta Sholawat Lahir di RSUD Panglima Sebaya, Putra Keempat Ketua Syekhermania Paser

Manajemen Persiba Balikpapan Bocorkan Alasan Percayai Alfredo Vera tuk Arungi Liga 2 2020

Hasanudin juga menerangkan bahwa di sungai tempat lokasi kejadian memang merupakan habitat hidup reptil bertubuh besar itu.

Saat pencarian pun tim dari BPBD dan warga sekitar menjumpai beberapa ekor buaya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved