Selasa, 19 Mei 2026

Pemkot Tarakan Ingin Lomba Ketinting Mini Jadi Ikon Wisata Tahunan

Pemerintah Kota Tarakan, Kalimantan Utara, mulai menaruh perhatian khusus atas hadirnya festival atau lomba ketinting mini.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/ ALFIAN
Walikota Tarakan, dr Khairul, membuka lomba ketinting mini Walikota Race 2 di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Pemkot Tarakan ingin lomba ketinting mini jadi ikon Wisata tahunan.

Pemerintah Kota Tarakan, Kalimantan Utara, mulai menaruh perhatian khusus atas hadirnya festival atau lomba ketinting mini.

Lomba yang diinisiasi oleh Komunitas Pecinta Ketinting Mini dan Nelayan Karang Anyar Pantai diharapkan menjadi salah satu ikon wisata tahunan.

Walikota Tarakan, dr Khairul, mengatakan hal ini tak terlepas dari keunikan lomba ini.

"Kita akan dorong kalau bisa diselenggarakan tiap tahun dan lebih meriah lagi.

Ini cukup menarik karena nelayan sendiri atas kreatifitasnya membuat ketinting mini," ucap dr Khairul saat membuka Lomba ketinting bertajuk Walikota Race II ini berlangsung di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019).

BACA JUGA

12 Tim Ramaikan Lomba Ketinting Mini Walikota Race II 2019, Walikota Tarakan Mencoba Ikut Lomba

TRIBUN TRAVEL Wisata Tahunan di Kota Tarakan, Serunya Lomba Ketinting Mini Walikota Race

Resmi Beroperasi e-Parking di Tarakan Capai 200 Pelanggan, Mayoritas PNS

Antisipasi Penjualan BBM Ilegal di SPBU, Pertamina Akui Terbantu Surat Edaran Pemkot Tarakan

Tak tanggung-tanggung dr Khairul pun menginginkan event tersebut bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

Ia berharap penyelenggaraannya bisa lebih baik dan melibatkan peserta dari luar Tarakan.

"Kita akan pikirkan bersama ke depan, bisa saja nanti kita buat rekor MURI semisal 1000 ketinting mini.

Walikota  Tarakan, dr Khairul, membuka lomba ketinting mini Walikota Race 2 di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019).
Walikota Tarakan, dr Khairul, membuka lomba ketinting mini Walikota Race 2 di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/ ALFIAN)

BACA JUGA

Ramai Dikunjungi Wisatawan Untuk Menyelam, Maratua Kabupaten Berau Butuh Alat Hiperbarik

Heboh, Bupati AGM Nilai Pemerintah Berhasil jadi Masalah bagi DPRD, Simak Videonya

Memasuki Musim Hujan, BPBD Bontang Minta Warga Potong Pohon Besar, Ini Alasannya

Antisipasi Penjualan BBM Ilegal di SPBU, Pertamina Akui Terbantu Surat Edaran Pemkot Tarakan

Jadi peserta lombanya bisa dari luar Tarakan supaya jadi daya tarik wisatawan juga," paparnya.

Menanggapi Walikota, Ketua Komunitas Pecinta ketinting mini Tarakan, Hamka, juga menyampaikan keinginan serupa.

Baginya keberadaan lomba ketinting mini ini memberikan dampak positif kepada warga, utamanya bagi para pemuda.

"Ini salah satu wadah yang kami sediakan agar pemuda-pemuda kita tidak terjebak pada aktivitas negatif.

Kalau ada kegiatan semacam inikan larinya ke hal positif," ungkapnya.

Pembukaan lomba ketinting mini Walikota Race 2 di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019).
Pembukaan lomba ketinting mini Walikota Race 2 di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/ ALFIAN)

Lomba Tahunan

Berbagai aktivitas hiburan tak henti-hentinya dihadirkan di kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Tak hanya menawarkan berbagai destinasi wisata sebagai tempat hiburan warga.

Pemerintah kota Tarakan bersama masyarakatnya pun kerap menghadirkan even-even yang cukup menghibur.

Satu diantaranya adalah lomba ketinting mini Walikota Race 2 yang berlangsung di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019).

Ketinting mini yang diikutkan dalam lomba balap ini hasil kreasi dari nelayan Tarakan.

Terbuat dari papan tripleks bekas dan menggunakan mesin dinamo, mainan ini menyerupai ketinting sesungguhnya.

Seperti diketahui jika ketinting merupakan perahu tradisional yang banyak digunakan nelayan Tarakan.

Event ini juga merupakan even tahunan, tahun ini diselenggarakan dalam rangka HUT ke-22 kota Tarakan.

Selain didukung Pemkot Tarakan, lomba ketinting mini ini diinisiasi oleh Komunitas Pecinta Ketinting Mini Karang Anyar Pantai.

Serta didukung oleh Komunitas Bugis Tarakan (KBK).

Ketua Komunitas Pecinta Ketinting Mini, Hamka, menyebut lomba ini pertama kali berlangsung sejak 2017 lalu.

"Ini hasil kreativitas nelayan dan sudah kita gelar lombanya sejak 2017 lalu meski sempat vakum," ucap Hamka yang juga anggota DPRD Tarakan.

Lomba rencananya akan berlangsung hingga, Senin (6/1/2020) mendatang.

BACA JUGA

PARADE FOTO Jembatan Mahakam IV Samarinda Malam Hari, Bertabur Lampu Tematik Warna-warni

Menyalakan Lampu Tematik Jembatan Mahakam IV Pakai Handphone, Gubernur Kaltim Isran Noor Merasa Puas

Jembatan Mahakam IV Samarinda Telah Diresmikan Gubernur Kaltim, Diselimuti Cahaya Warna-warni

Mengintip Indahnya Pantai Kilang Mandiri, Destinasi Wisata Favorit di Kota Balikpapan

Diikuti 12 Tim

Gelaran lomba ketinting mini di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, diikuti sebanyak 12.

Dari 12 tim ini terdiri 410 peserta yang bakal memperebutkan gelar juara.

Lomba ketinting bertajuk Walikota Race II ini berlangsung di Jl Jembatan Bongkok, Karang Anyar Pantai, Jumat (3/12/2019).

Walikota Tarakan, dr Khairul, secara resmi membuka lomba tahunan ini.

Pada momen itu, dr Khairul juga berkesempatan mencoba ikut serta dalam lomba.

Ia tampak terhibur dengan kreatifitas ketinting mini buatan nelayan Karang Anyar Pantai itu. (Tribunkaltim.co/Alfian)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved