Launching dan Technical Meeting Danlanud Cup XXIV 2020, 41 Tim Sudah Mendaftar dari Kutim dan PPU

Sebanyak 41 tim mendaftar dalam Danlanud Cup XXIV 2020. Mereka buka hanya dari Balikpapan dan Samarinda namun juga Kutai Timur dan PPU.

Penulis: Cahyo Adi Widananto | Editor: Samir Paturusi
Tribunkaltim.Co/cahyo Adi Widananto
Launching dan technical meeting Danlanud Cup XXIV dilaksanakan di Rumah Jabatan Walikota Balikpapan, Minggu (12/1/2020). 

Direncanakan, pihaknya akan memanggil seluruh pemain pada akhir Januari mendatang, guna persiapan melakukan training center (TC), termasuk rencana melakukan TC di luar daerah.

Bahkan, pihaknya juga berencana mengikutkan tim sepak bola PON Kaltim pada kompetisi Liga 3 tahun ini.

"Kita kan ada kompetisi Liga 3, nanti kita akan ikutkan di situ, termasusk uji tanding dengan tim lainnya, masih kita rencanakan semuanya.

Dalam wakti dekat kita akan panggil semua pemain, sekarang pemain bersama klubnya masing-masing," jelasnya.

Ditanya terkait dengan menggunakan jasa pelatih nasional.

Pihanya tidak menyangkal memiliki rencana untuk mengontrak pelatih yang sudah memiliki nama, namun hal itu masih akan dikonsultasikan dahulu dengan KONI Kaltim.

"Kita sharing deulu dengan KONI, kalau mereka OK, tentu kita akan cari," imbuhnya.

Sejauh ini tim sepak bola PON Kaltim masih menggunakan jasa pelatih lokal, diantaranya Rahmat Hidayat (pelatih kepala), Victor Simon (ass Pelatih), Nanang (pelatih kiper) dan Mufli (pelatih fisik). 

Tim Sepak Bola Pra PON Akan Lakukan Pencoretan Pemain

Sebelumnya, Tim sepak bola Kaltim yang tengah dipersiapkan untuk Pra PON tengah menjalani Training Camp sejak dua bulan lalu.

Kini mereka menjalani laga uji coba melawan Borneo FC, Sabtu (23/11/2019) di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur.

Secara teknis timnya sudah mulai mengalami peningkatan cukup bagus. Hanya saja transisi pemain masih kurang. Beberapa kini masih sering melakukan kesalahan.

Baca Juga; Kabar Baik Persib Jelang Lawan Barito Putera Robert Rene Alberts Mengaku Sangat Senang

Baca Juga; Hadapi Rival Sekota Juventus, Inter Milan Kehilangan Pemain Penting, Lautaro dan Lukaku Bisa Main?

Baca Juga; Prediksi Big Match Liga Inggris Man City vs Chelsea, Laga Emosional Frank Lampard

Baca Juga; Kalah Adu Penalti, Indonesia Gagal ke Final, Malaysia Tantang Thailand Perebutkan Gelar Juara

Baca Juga; Timnas Indonesia vs Malaysia Usai, Ini Suasana Luar Stadion Batakan Balikpapan, Kepolisian Kewalahan

"Secara organisasi kita sudah cukup bagus. Cuma memang build up, transisi bermain masih belum. Gol dari lawan karena kita melakukan kesalahan," kata Pelatih tim sepak bola Pra PON, Rahmat Hidayat kepada Tribunkaltim.co, Sabtu (23/11/2019).

Rahmat Hidayat mengakui bakal melakukan pencoretan pemain. Saat ini ada 30 pemain yang sedang menjalani seleksi. "Kita nanti coret 10 pemain, jadi kita pertahankan 20 pemain," katanya.

Selain itu beberapa pemain profesional juga akan memperkuat tim sepak bola Pra PON. Termasuk empat pemain muda Borneo FC. Mereka antara lain Ilhamsyah (gelandang), Wiranto (bek tengah), Ichsan (bek kanan), dan Zulkifli (kiper).

"Kita sudah dapat izin dari Bos Nabil (Presiden klub Borneo FC). Tinggal kita melihat posisi mana yang dibutuhkan," kata Rahmat.

Pemain profesional diperbolehkan memperkuat tim Pra PON. Namun hanya lima pemain saja yang dibolehkan, dan tiga yang dimainkan saat bertanding. Rahmat pun meski membuat keputusan yang tepat terkait hal itu.

"Sebelumnya sudah ada Beni Oktovianto, Habibi, dan Toha yang juga bakal memperkuat tim Pra PON Kaltim. Karena regulasi hanya lima pemain, dan yang dimainkan tiga," tambahnya. (Tribunkaltim.co/ Arif Fadillah)

Kaltim Bertemu Kaltara dan Kalteng di Pra PON Sepak Bola

Kalimantan Timur resmi menjadi tuan rumah Pra PON cabor sepak bola.

Rencananya Pra PON sepak bola akan berlangsung di 5-15 Desember di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Ketua Asprov PSSI Kaltim, Yunus Nusi membenarkan kabar itu. Stadion Aji Imbut menurutnya sangat representatif sebagai venue.

Hal ini lantaran dua Stadion lainnya, Segiri Samarinda dan Batakan Balikpapan sedang digunakan.

"Sejauh ini mereka juga latihan di Tenggarong. Jadi kita pilih Stadion Aji Imbut karena representatif. Karena Segiri dipakai Borneo FC, Batakan ada ASFC," kata Yunus Nusi.

Pada Pra PON nanti menggunakan sistem zona. Untuk zona Kalimantan, Kaltim akan berhadapan dengan Kaltara dan Kalteng.

Ketiga kontingen itu akan memperebutkan satu tiket PON XX Papua 2020.

"Ya targetkan tentunya lolos. Kita sudah menjalani TC selama ini di Tenggarong. Semoga bisa terwujud," tambahnya.

Kaltim sendiri sebenarnya mempunyai track record bagus di PON.

Tim sepak bola Kaltim pernah keluar sebagai juara saat PON 18 di Riau 2012 lalu.

Saat itu Kaltim diperkuat Lerby Eliandry, Bayu Gatra, hingga Rahel Radiansyah yang membuat mereka kini menjadi pesepakbola profesional di Liga Indonesia.

Persiapan Alami Kesulitan

Sementara itu, keberadaan sepak bola menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XX Papua 2020 mendatang. Ya, sepak bola merupakan cabor yang paling bergengsi di tanah air.

Daerah Kalimantan Timur mempunyai catatan gemilang di event olahraga empat tahunan itu.

Dan Kalimantan Timur berhasil keluar sebagai juara cabor sepak bola setelah mengatasi Sumatera Utara dengan skor 1-0 di PON XVIII Riau 2012 lalu.

Kini tim sepak bola Kalimantan Timur kembali menatap PON XX Papua 2020 mendatang.

Akan tetapi terlebih dahulu menjalani Pra PON yang diprediksi digelar Desember mendatang.

Asprov PSSI Kalimantan Timur, Yunus Nusi mengakui saat ini persiapan Pra PON mengalami kesulitan. Terutama persiapan lapangan latihan untuk tim sepak bola Kalimantan Timur.

Nah, Pemprov Kaltim menurutnya tidak mendukung penuh untuk kemajuan sepak bola di Bumi Etam. Hal ini didasari oleh kewajiban tim sepak bola Kalimantan Timur membayar biaya sewa untuk beberapa lapangan sepak bola.

"Ada lapangan tapi disuruh sewa. Kami persiapan Pra PON membawa nama Kalimantan Timur. Tapi kok sewa lapangan sendiri," katanya kepada Tribunkaltim.co, Senin (4/11/2019).

Bahkan Yunus menginginkan pemerintah mendukung penuh tim sepak bola Kaltim. Apalagi kesebelasan nanti membawa nama besar Kaltim di Pra PON yang berjuang untuk kembali berlaga di PON XX Papua 2020.

"Kalau saya yang pinjam atas nama PSSI untuk Pra PON terus harus sewa itu kan namanya memeras," tambah Yunus.

Yunus menambahkan bahwa perkembangan sepak bola di Kalimantan Timur sulit maju jika pemerintah tidak mendukung terutama soal sarana latihan yang memadai.

Pesan Buat Iwan Bule Ketua PSSI Baru

 ini harapan Asprov PSSI Kalimantan Timur untuk Ketua Umum PSSI Iwan Bule, lapangan sepak bola harus dibenahi

Mochammad Iriawan alias Iwan Bule terpilih sebagai Ketua Umum PSSI, periode 2019-2023.

Iwan Bule terpilih dengan 82 suara dari pemegang hak suara (voters) pada kongres PSSI yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019) lalu.

Harapan untuk kemajuan sepak bola Indonesia tentu sangat dinantikan.

Seperti yang diharapkan Ketua Asprov PSSI Kaltim, Yunus Nusi. Persoalan infrastruktur menurutnya perluas menjadi perhatian. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved