Baru Keluar dari Penjara Desember Lalu, 2 Sahabat Lakukan Aksi Jambret, Pensiunan ASN jadi Sasaran

Baru keluar dari penjara pada Desember lalu, 2 sahabat kembali lakukan aksi jambret. Kali ini pensiunan ASN menjadi sasaran

Baru Keluar dari Penjara Desember Lalu, 2 Sahabat Lakukan Aksi Jambret, Pensiunan ASN jadi Sasaran
Tribunkaltim.Co/Budi Dwi Prasetiyo
DW (17) berkaos hitam dan MAR (21) berkaos biru saat di mintai keterangan media,senin (13/01 /20) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Baru keluar dari penjara pada Desember lalu, 2 sahabat kembali lakukan aksi jambret. Kali ini pensiunan ASN menjadi sasaran.

Dua pelaku penjambretan kembali berulah pasca sebulan keluar dari jeruji besi, pada Jumat (10/01/20) sekitar pukul 13.00 Wita di Jalan Anggrek Hitam Komplek Batu Alam Permai Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

Kedua pelaku Yakni DW (17) Warga Perum Puspita serta Muhammad Abdul Rahman (21) warga Jalan P. Suryanata Perum Griya Wiratama No. 95 RT 14 Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu.

Kejadian tersebut terjadi saat korban Euis Tuti Resmiawati (62) yang merupakan seorang pensiunan ASN, baru tiba di rumah dan hendak masuk,

seketika kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung merampas tas milik korban, yang berisi dua unit handphone serta uang tunai Rp 2 juta.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kepada Polsek Samarinda Ulu.

 Dua Bus Karyawan Freeport Papua Ditembaki, Kapolda Tuding Pelaku KKB Pimpinan Egianus Kogoya

 Kapolda Kaltim Salurkan Bantuan Uang Tunai dan Sembako Kepada Korban Kebakaran Wisma Segara

 BPBD dan Polda Kaltim Dirikan Posko Kebakaran di Wisma Segara Balikpapan, Pakaian Sekolah Dibutuhkan

 Kepala Staf Umum TNI Sambangi Polda Kaltara, Begini Kegiatan dan Tujuannya

"Atas laporan tersebut kami langsung, melakukan penyelidikan terhadap para pelaku, dengan melihat rekaman CCTV sekitar," jelas Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda M Ridwan.

Setelah mengetahui identitas tersangka pada Minggu (12/01/20) kemarin sekitar pukul 20.00 Wita pelaku diamankan di kediaman salah satu pelaku yakni DW (17) di Perum Puspita Samarinda Ulu.

"Jadi, keduanya ini residivis dengan kasus yang sama, yaitu pencurian dengan kekerasan. Kalau Rahman dan DW ini Desember baru keluar , kemudian beraksi lagi," ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman maksimal 7 tahun kurungan penjara.

Halaman
1234
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved