KPK Gagal Geledah Kantor PDIP, Ferdinand Hutahaen : Saya Tertawa Sambil Nangis

KPK gagal geledah kantor PDIP, Ferdinand Hutahaen : Saya tertawa sambil nangis

KPK Gagal Geledah Kantor PDIP, Ferdinand Hutahaen : Saya Tertawa Sambil Nangis
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
KPK gagal geledah kantor PDIP, Ferdinand Hutahaen : Saya tertawa sambil nangis 

Perdebatan itu terjadi saat membahas terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang gagal menggeledah Kantor DPP PDIP.

Diketahui, Kantor DPP PDIP sempat digeledah KPK terkait kasus suap yang melibatkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan dan Politisi PDIP, Harun Masiku.

Mulanya, Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa tindakan KPK yang ingin menggeledah Kantor DPP PDIP bukan sesuatu yang dilakukan sembarangan.

Pasalnya, tugas Tim Penyidik sudah dilindungi oleh KPK.

"Ugal-ugalan versi saya tidak ada menyebut itu ugal-ugalan, itu sudah sesuai undang-undang bahwa penyidik itu dapat mendatangi tempat manapun karena mereka dilindungi oleh undang-undang," ungkap Ferdinand.

Penggeledahan itu seharusnya dilakukan memang tanpa perjanjian terlebih dahulu.

"Loh tidak perlu janjian, kalau sudah janjian untuk apa dilakukan," lanjutnya.

Kemudian, Ferdinand menyinggung asal muasal masalah penggeledahan ini terjadi.

Penggeledahan itu buntut dari Harun Masiku yang menyuap Wahyu Setiawan demi Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI terpilih 2019-2020.

Ferdinand menyorot bahwa pihak Politisi PDIP lah yang memulai.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved