KPK Gagal Geledah Kantor PDIP, Irmanputra Sidin Singgung PDIP di Masa Lalu, Selalu Bela Hak Rakyat

KPK Gagal Geledah Kantor PDIP, Irmanputra Sidin Singgung PDIP di Masa Lalu, Selalu Bela Hak Rakyat.

KPK Gagal Geledah Kantor PDIP, Irmanputra Sidin Singgung PDIP di Masa Lalu, Selalu Bela Hak Rakyat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas berjaga di depan ruang kerja Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang disegel KPK di Jakarta, Kamis (9/1/2020). Penyegelan terhadap ruang kerja Wahyu Setiawan dilakukan setelah KPK menangkap tangan Komisioner KPU tersebut bersama tiga orang lainnya pada Rabu (8/1/2020). KPK Gagal Geledah Kantor PDIP, Irman Putrasidin Singgung PDIP di Masa Lalu, Selalu Bela Hak Rakyat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Terkait kasus Harun Masiku, KPK gagal menggeledah kantor PDIP, Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin menyinggung PDI Perjuangan di masa lalu yang selalu bela hak rakyat

Setelah KPK gagal menggeledah kantor PDI Perjuangan, Pakar Hukum Tata Negara Irmanputra Sidin menyebutkan mengenai awal berdirinya PDIP yang selalu memperjuangkan rakyat.

Bahkan di akhir penjelasannya Irman Putrasidin mengutip kisah Rasulullah yang tertulis dalam HR Muslim.

Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin dalam penjelasannya menyebut pemimpin yang mempersulit rakyatnya layak mendapat laknat dari Tuhan.

Mulanya, Irmanputra Sidin menyinggung awal berdirinya PDIP.

Dulu, PDIP disebutnya hanyalah partai biasa, tak sebesar sekarang.

Profil Harun Masiku Sosok Dibalik Suap Komisioner KPU, Pernah jadi Timses Demokrat Sebelum ke PDIP

KPK Gagal Geledah Kantor PDIP, Ferdinand Hutahaen : Saya Tertawa Sambil Nangis

Haris Azhar Temukan Kejanggalan Penggeledahan DPP PDIP oleh KPK, Sikap Firli Bahuri Ini Disesalkan

KPK Buru Hasto Kristiyanto PDIP ke PTIK, Sosok Ini Sesalkan Sikap Polisi, Sindir Kapolri Idham Aziz

"Saya pertama mengenal partai politik itu tahun 1996 peristiwa 23 Juli," ucap Irmanputra.

"Ketika itu PDI Perjuangan bukan partai besar seperti sekarang."

Irmanputra menjelaskan, PDIP dulu selalu memperjuangkan hak rakyat.

Bahkan, kala itu PDIP berani melawan penguasa.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved