Walikota Balikpapan Dilantik Sebagai Ketua ISEI Cabang Balikpapan dan Kukar, Ini Programnya
Walikota Balikpapan Rizal Effendi dilantik sebagai Ketua ISEI Cabang Balikpapan dan Kutai Kartanegara.
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN-Walikota Balikpapan Rizal Effendi dilantik sebagai Ketua ISEI Cabang Balikpapan dan Kutai Kartanegara.
Dalam rangka edukasi kebanksentralan dan sebagai salah satu bentuk pengejawantahan kontribusi nyata Bank Indonesia terhadap perekonomian Indonesia,
Gubernur Bank Indonesia mengadakan policy dialogue dengan pemangku kebijakan di Kalimantan Timur yang dirangkai dengan pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Balikpapan dan Kutai Kartanegara pada periode 2019-2022
Walikota Balikpapan Rizal Effendi dilantik menjadi Ketua ISEI.
Kegiatan ini bertemakan Perekonomian Indonesia Prospek dan Arah Bauran Kebijakan
"Kami sudah diberikan petunjuk oleh Ketua Umum ISIE mendorong hilirisasi atau transpormasi ekonomi di Kaltim, karena sudah digambarkan beliau,
kekuatannya bertumbuh pada batu bara, CPO dan harusnya pengelohan CPO didorong ke industri hilir lainnya, mungkin nanti kita mendorong kepada Pemerintah Daerah," kata Rizal Effendi.
Akibat Hujan Deras di Kota Samarinda, Pemakaman Muslimin di Selili Longsor, Papan Makam Kelihatan
Daftar Nomor Telepon Pos Penanggulangan Kebakaran di Penajam Paser Utara
Cinta Segita Janda Tiga Anak di Balikpapan Berakhir Tragis, Pelaku: Pilih Bapak Saya atau Saya?
Listrik Padam di Kota Tarakan, PLN Sebut Ada Kerusakan
Menurut Walikota Balikpapan ini, pelaku ekonomi bahwa dulu orang masih ragu melakukan hilirisasi karena keterbatasan infrastruktur dan jauhnya dari pasar.
Dengan ada IKN sehingga daya tarik sangat tinggi.
"Betul kata beliau daerah harus buka ruang kawasan indusrtri, industri tantangan kita soal pertanahan.
Bagaimana orang memasuki industri kalau tanahnya persoalan, tadi kami minta BPN harus diperkuat, membantu kita. Supaya masalah pertanahan dipercepat," katanya.
Sejauh ini kata Rizal Effendi, semua orang sudah main tanah, kalau IMTN yang pasti akan dievaluasi.
Karena IMTN sangat membantu dan kalau IMTN clear di Badan Pertanahan Nasional (BPN) tinggal mengeluarkan.
"Tidak perlu lagi meneliti, kalau IMTN dihapuskan BPN kerjanya lebih berat lagi, karena harus lebih awal," ucapnya.
Hanya, memang harus terpadu dengan aparat hukum, supaya bagaimana proses IMTN tidak diganggu dengan permainan pemalsuan.
"Supaya aparat di IMTN tidak setiap saat dipanggil aparat hukum karena persoalan itu.
Kalau jangka pendeknya akan kehilangan sektor PAD, kalau jangka panjang investasi masuk akan ada sektor pendapatan lain yang menggantikan," ujarnya.
Dia menjelaskan, dengam diberlakukan ini, jangka pendek terasa mungkin ada retribusi tidak terpunggut.
Persiapan dalam waktu dekat ISEI akan ada sidang pleno di Kaltim, terutama yang seminar internasional di Balikpapan, akan dipersiapkan bersama Korwil ISEI.
"Balikpapan itu sporting jasa, otomatis ekonomi dengan sendirinya tumbuh, seperti pariwisata dan jasa yang selama ini terbaikan dan UMKM," katanya. (*)
2 ASN Terjun Pilkada di Bontang, Bawaslu Tetapkan jadi Temuan Pelanggaran Netralitas ASN
4 Tersangka Pemilik Sabu 745,94 Gram Tangkapan BNNP Kaltara Terancam Hukuman Mati
Beginilah Nasib 3 Anak Si Janda yang Terbunuh dalam Cinta Segitiga Antara Ayah vs Anak di Balikpapan
7 Mantan Anggota DPRD Bakal Laporkan Pemkot Samarinda ke KPK, Buntut Aspirasi Raib di APBDP 2019
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-balikpapan-rizal-effendy-dilantik-menjadi-ketua-isei.jpg)