Jumat, 1 Mei 2026

Ketua Terpilih Teddy Abay Ingin Porlasi Kaltim Periode 2020-2024 Lebih Solid, Sasar PON Papua

Teddy Abay kembali terpilih untuk kali kedua menjadi Ketua Umum Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia Kalimantan Timur ( Porlasi Kaltim )

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.Co/Sapri Maulana
Teddy Abay, saat menghadiri Musprov Porlasi Kaltim di Royal Park, Samarinda, Sabtu malam (18/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Teddy Abay kembali terpilih untuk kali kedua menjadi Ketua Umum Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia Kalimantan Timur ( Porlasi Kaltim ) periode 2020 hingga 2024.

Teddy Abay terpilih setelah 7 pengurus cabang dan kota, mengusung dirinya secara aklamasi.

"Ke depan kita harus lebih solid. Kita sangat bergantung dengan kekuatan tim, bukan super man, kita harus menjadi super tim," kata Teddy Abay saat Musprov Porlasi Kaltim digelar semalam, di Royal Park, Kota Samarinda, Sabtu malam (18/1/2020).

Periode kali ini diakui Teddy lebih berat.

Selain adanya target menjadi juara umum PON XX 2020 Papua, layar Kalimantan Timur juga harus masuk zona medali kala berkompetisi di tingkat internasional.

Teddy mengungkapkan, periode ini adalah milik atlet Kaltim. Sebab, Kaltim selalu menjadi juara event nasional.

Baca Juga:

 Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain

 Selain Resmikan Tol dan Lihat Ibu Kota Baru di Penajam, Jokowi Bakal Lakukan Ini di Balikpapan

 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku

 Inilah Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Tema Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I

Agar tradisi juara tidak putus, Porlasi Kaltim akan menyiapkan program jenjang karir jangka panjang. Agar regenerasi terus berjalan.

"Memang harus jangka panjang, kalau tidak ya bisa tidak berjalan regenerasi," kata Teddy.

Teddy membocorkan salah satu faktor keberhasilan dirinya memunculkan atlet layar Kaltim yang kerap meraih medali.

Salah satunya adalah memastikan atlet, khususnya yang masih berstatus pelajar mendapatkan dispensasi.

Guna berhasil mencapai target yang telah ditentukan pada PON Papua 2020 mendatang, Pengprov Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia Kalimantan Timur ( Porlasi Kaltim )
Guna berhasil mencapai target yang telah ditentukan pada PON Papua 2020 mendatang, Pengprov Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia Kalimantan Timur ( Porlasi Kaltim ) (Antara News)

"Banyak pihak kami temuin, termasuk Bupati di daerah. Kalau tidak ada kompensasi, mana bisa atlet hanya ikut 1-2 minggu saja," kata Teddy.

Bahkan, Porlasi Kaltim juga menganggarkan biaya untuk guru pendamping atlet yang masih berstatus pelajar.

Tujuannya, agar atlet tidak ketinggalan mata pelajaran dan tidak khawatir tertinggal.

"Ada beberapa bahkan yang kami sediakan pendamping selama 3-4 bulan. Kalau tidak begitu, kita tidak bakal dapat atlet juara," kata Teddy. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved