Jadi Komisaris Pertamina, Ahok Isyaratkan Elpiji 3 kg Bersubsidi Tak Lagi Dijual Bebas, Ini Skemanya

Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok isyaratkan elpiji 3 kg bersubsidi tak lagi dijual bebas, ini skemanya.

Jadi Komisaris Pertamina, Ahok Isyaratkan Elpiji 3 kg Bersubsidi Tak Lagi Dijual Bebas, Ini Skemanya
dok: Biro Pers Istana
Jokowi kasih waktu Ahok 3 tahun lakukan hal ini, sudah 5 tahun Joko Widodo menunggu 

TRIBUNKALTIM.CO - Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok isyaratkan elpiji 3 kg bersubsidi tak lagi dijual bebas, ini skemanya.

Pemerintah di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama wakilnya Maruf Amin berencana mencabut subsidi elpiji 3 kg.

Selain itu, Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama BTP atau Ahok mengisyaratkan elpiji 3 kg bersubsidi tak akan dijual bebas lagi.

Pemerintah berencana menyalurkan gas elpiji 3 kilogram dengan skema tertutup kepada masyarakat kurang mampu.

Wacananya, penyaluran tersebut akan dimulai pertengahan tahun ini.

Tak hanya itu, pemerintah berencana memberlakukan aturan pembatasan pembelian tabung gas 3 kg.

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bakal menggandeng Kementerian Sosial untuk menjalankan penyaluran subsidi gas elpiji 3 kg tersebut.

Kerjasama tesebut dilakukan tak lain untuk proses pendataan serta penyaluran bantuan subsidi elpiji 3 kg.

Ahok berharap dengan menjalin kerjasama dengan Kemensos, penyaluran subsidi dapat dipastikan tepat sasaran.

"Kami tidak mau lagi ada orang yang tidak tepat sasaran terima bantuan," ujar Ahok, Kamis (16/1/2020).

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved