Badminton

Anthony Ginting Naik ke 5 Besar BWF, Ini Catatan Rangking Terbaik Juara Indonesia Masters 2020

Akhirnya, Anthony Ginting tembus peringkat 5 besar BWF, ini adalah catatan rangking terbaik dari juara Indonesia Masters 2020.

badmintonIndonesia.org
Akhirnya, Anthony Ginting tembus peringkat 5 besar BWF, ini adalah catatan rangking terbaik dari juara Indonesia Masters 2020. 

Dia harus punya kematangan, bisa baca situasi dari pengalaman dia.

Dia harus yakin kalau dia itu pemain bagus, dari segi apa dia yang nggak bagus? Dan kita harus akui, Anthony itu memang pemain bagus," ujar Hendry.

"Tapi kalau dia nggak tenang, kan bisa kacau. Kedua, kalau nggak bisa fokus, hasilnya pasti jauh dari harapan.

Dia mesti terima, harus perbaiki dan tingkatkan standard kualitas fokus dan ketenangannya, dua hal ini," lanjutnya.

Sementara itu menurut Hendry, Jonatan Christie juga memiliki problem yang kurang lebih sama dengan Anthony Ginting.

Di Indonesia Masters 2020, Jonatan Christie juga dalam kondisi fisik yang tidak seratus persen.

Hendry Saputra juga mengingatkan bahwa jangan sampai ini terjadi di Olimpiade Tokyo 2020 nantinya, hal ini bisa dijadikan pelajaran, agar kondisi tak lagi menjadi isu yang sama penyebab kekalahan.

"Setelah dicek, memang ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, dikuatkan. Ini bagus supaya dia lebih siap, bayangkan kalau kejuaraan itu Olimpiade, kan sayang.

Sekarang ini jadi pelajaran, nanti di kejuaraan penting terlepas hasilnya menang atau kalah, yang penting bukan karena masalah yang sama, karena kami sudah coba perbaiki," tutur Hendry.

Menurut Hendry Saputra, absennya Kento Momota, pemain nomor satu dunia di ajang Indonesia Masters 2020 sebetulnya hal yang sangat disayangkan.

Dikatakan Hendry Saputra, Indonesia Masters 2020 merupakan salah satu ajang ujian bagi anak-anak didiknya jelang panggung Olimpiade.

"Banyak yang bilang, Anthony bisa juara karena Momota absen dan Chou Tien Chen ( Taiwan ) sudah kalah.

Kalau dari saya, justru saya maunya Momota datang dan Chou masih ada di babak akhir, karena bisa diuji lagi jelang olimpiade.

Mereka adalah pemain-pemain top. Bisa saja di turnamen yang tinggal beberapa lagi jelang Olimpiade, nggak ketemu lagi, maunya kan di sini ( Indonesia Masters 2020 )," Hendry Saputra.

Saat ini baik Anthony Ginting dan Jonatan Christie akan fokus ke turnamen selanjutnya yaitu Badminton Asia Team Championships 2020 yang akan berlangsung di Manila, Filipina, pada 11-16 Februari 2020.

Sementara itu untuk pemain Indonesia lainnya tidak ada perubahan yang signifikan di rangking BWF.

Anthony Ginting Ucapkan Selamat pada Lee Cheuk Yiu, Rangking Pemain Hong Kong Ini Naik Empat Setrip

VIDEO Detik-detik Pukulan Anthony Ginting yang Dinilai Fault di Hong Kong Open 2019, Kontroversial

Hasil Semifinal Hong Kong Open 2019 Kalahkan Jonatan Christie, Anthony Ginting ke Final

Hasil Fuzhou China Open 2019 Anthony Ginting Terhenti, Perpanjang Rekor Buruk Lawan Ng Ka Long Angus

Nomor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo masih kokoh di peringkat 1 BWF.

Begitu juga dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di rangking 2.

Sementara ganda putra lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berada di rangking 5.

Berikut update rangking BWF 10 besar ( 21 Januari 2020 ) untuk seluruh sektor

Tunggal putra

1. Kento Momota ( Jepang ) 

2. Chou Tien Chen ( Taiwan )

3. Viktor Axelsen ( Denmark ) 

4. Chen Long ( China ) 

5. Anthony Ginting ( Indonesia )

6. Anders Antonsen ( Denmark )

7. Jonatan Christie ( Indonesia ) 

8. Shi Yu Qi ( China )

9. NG Ka Long Angus ( Hong Kong )

10. Kanta Tsuneyama ( Jepang )

Ganda putra

1. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo  ( Indonesia )

2. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan ( Indonesia ) 

3. Li Jun Hui/Li Yu Chen ( China )

4. Takeshi Kamura/Keigo Sonoda ( Jepang )

5. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ( Indonesia )

6. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe ( Jepang )

7. Lee Yang/Wang Chi Lin ( Taiwan )

8. Aaron Chia/Soh Wooi Yik ( Malaysia )

9. Choi Solgyu/Seo Seung jae ( Korea )

10. Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty ( India )

Tunggal putri

1. Chen Yu Fei  ( China )

2. Tai Tzy Ying ( Taiwan )

3. Akane Yamaguchi ( Jepang ) 

4. Nozomi Okuhara ( Jepang )

5. Ratchanok Intanon ( Thailand )

6. Pusarla V Sindhu ( India )

7. He Bing Jiao ( China )

8. Michelle Li ( Kanada )

9. An Se Young ( Korea )

10. Carolina Marin ( Spanyol )

Ganda putri

1. Chen Qing Chen/Jia Yi Fan ( China )

2. Mayu Matsumoto/Waka Nagahara ( Jepang )

3. Yuki Fukushima/Sayaka Hirota ( Jepang )

4. Lee Song Hee/Shin Seung Chan ( Korea )

5. Kim So Yeong/Kong Hee Yong ( Korea ) 

6. Du Yue/Li yun Hui ( China ) 

7. Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi ( Jepang )

8. Greysia Polii/Apriyani Rahayu ( Jepang )

9. Le Wen Mei/Zheng Yu ( China )

10. Chang Ye Na/Kim Hye Rin ( Korea )

Ganda campuran

1. Zheng Siwei/Huang Yaqiong ( China )

2. Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping ( China )

3. Deechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai ( Thailand )

4. Yuta Watanabe/Arisa Higashino ( Jepang )

5. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti ( Indonesia )

6. Seo Seung Jae/Chae Yujung ( Korea )

7. Chan Peng Soon/Goh Liu Ying ( Malaysia )

8. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja ( Indonesia )

9. Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie ( Malaysia )

10. Tan Chun Man/Tse Ying Suet ( Hong Kong )

(*)

  

Penulis: ofi amalia
Editor: Budi Susilo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved