Mayat Balita Tanpa Kepala

Saat Ditemukan Baju Yusuf Gazali Utuh Namun Organ Tubuh Ada yang Hilang, Begini Penjelasan Dokter

Saat ditemukan baju Yusuf Gazali utuh namun organ tubuh ada yang hilang, begini penjelasan Dokter.

TRIBUNKALTIM.CO/ BUDI DWI PRASETIYO
Dokter Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie, dr Kristina Uli Gultom, Sp. F.M, membeberkan hasil visum Yusuf Ahmad Gazali (4) di ruang vicon Polresta Samarinda, kamis (23/01/20) 

Saat ini pihak Kepolisian sudah resmi menetapkan dua orang pengasuh PAUD sebagai tersangka, karena dianggap lalai dalam mengawasi bocah empat tahun tersebut.

Tidak hanya itu, pihak Kepolisian juga memanggil Dokter Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie, dr Kristina Uli Gultom, Sp. F.M,

untuk membeberkan hasil visum yang dilakukan oleh pihak rumah sakit, di ruangan Video Conference Polresta Samarinda, Kamis (23/01/2020).

Penyerahan sampel untuk pemeriksaan DNA diserahkan pada Puslabfor 11 Desember lalu dan 22 Januari 2020.

Hasil DNA diterima Polresta Samarinda, hasilnya identik dengan  Muhammad Yusuf Gazali (4), anak biologis dari Bambang dan istri.

Dalam kesempatan ini, dr Kristina Uli Gultom menjelaskan, saat melakukan visum luar terhadap jasad Yusuf,

dan sudah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dari tulang leher, sampai ke ruas-ruas tulang lainnya.

"Saya lihat masih utuh. Tidak ada tanda patah tulang, ataupun bekas tulang yang dipatahkan," imbuh dr Kristina, Kamis (23/01/20) pagi.

Ketika disinggung terkait bagaimana bagian kepala bocah tersebut bisa terlepas dari bagian tubuh, dr Kristina menyebutkan,

bagian tulang leher atas itu tersambung dengan tulang kepala melalui sebuah engsel atau persendian yang melekat.

"Saat saya periksa, bagian engsel tersebut sangat mulus dan licin, tidak ada istilahnya patahan.

Karena kami tidak ikut ke lokasi penemuan jasad, maka kami tidak bisa berspekulasi mengenai keberadaan bagian kepalanya," sebutnya.

dr Kristina Uli Gultom, Sp. F.M, menjelaskan, pada dasarnya autopsi itu membuka rongga kepala, rongga dada dan rongga perut.

Tetapi pada saat pemeriksaan, rongga kepala tidak ada karena memang bagian kepala hilang,

sedangkan rongga dada dan perut sudah dalam keadaan terbuka jadi sudah tampak jadi sudah bisa dinilai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved