Fakta Terbaru Pawang Ular Tewas Dipatok King Cobra, Kebiasaan yang Dilakukan Norjani Sebelum Atraksi

Berikut ini fakta terbaru pawang ular tewas digigit king kobra, kebiasaan yang dilakukan Norjani sebelum atraksi

Editor: Amalia Husnul A
Instagram via Tribunpontianak
Berikut ini fakta terbaru pawang ular tewas digigit king kobra, kebiasaan yang dilakukan Norjani sebelum atraksi 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut ini fakta terbaru pawang ular tewas digigit king kobra, kebiasaan yang dilakukan Norjani sebelum Atraksi

Diketahui seorang pawang ular di Desa Pak Utan, Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat ( Kalbar ), Norjani harus meregang nyawa setelah dipatuk ular king kobra yang digunakannya saat Atraksi.

Kepala Desa Pak Utan mengungkap fakta baru terkait Norjani, pawang ular yang tewas digigit king kobra

Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa Norjani tidak tertolong.

Kepala Desa Pak Utan, Samuel menyampaikan fakta baru terkait hal itu.

"Kurang lebih seminggu sebelum kejadian, dia ini sudah ada tangkap ular cobra juga tapi tidak sebesar yang hari pertama Imlek itu," ujarnya.

"Nah yang kedua ini dia tangkap pas hari pertama Imlek, dan memang dibawa untuk Atraksi," jelasnya.

Selama ini, korban memang sering menangkap hewan liar seperti ular dan sudah beberapa kali melakukan antraksi.

Semasa hidupnya, Norjani memang dikenal sebagai seorang pawang ular.

Atraksi yang dilakukannya di depan banyak orang, bukanlah yang pertama kali.

Fakta Baru Pawang Tewas Dipatok Ular di Mempawah Kalbar Terungkap, Masih Sempat Tertawa dan Santai

NEWS VIDEO Dililit Ular Sanca Saat Main Film KKN di Desa Penari, Adinda Thomas Sampai Ketakutan

"Biasanya Bisa ular ini dihabiskan dulu ke dalam gelas seperti ular yang pertama dan kemudian dilepas untuk Atraksi," kata Kepala Desa.

Sementara pada kejadian korban dipatok ular pada hari pertama Imlek hingga meninggal dunia, menurut Samuel mungkin dikarenakan Bisa ular belum terkuras habis.

"Untuk ular yang kedua ini bisanya belum habis terkuras mungkin.

Baru satu gigi saja yang dihabiskan sementara dari gigi yang satunya belum," ujarnya.

"Karena mungkin dia merasa sudah habis bisanya kemudian dilepas untuk Atraksi dan dipatoklah di bagian kepala dan bagian tubuh lainnya," kata Samuel.

Datang Tergesa-gesa
Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved