Ungkit Kasus eks Anak Buah SBY di ILC, Harun Masiku Buat Karni Ilyas Sampai Heran, KPK Angkat Bicara

Terheran-heran dengan Harun Masiku yang kini masih buron, Karni Ilyas menyinggung soal peralatan canggih yang dimiliki KPK.

Channel YouTube Live Streaming tv One
Pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Karni Ilyas terheran-heran dengan Politisi PDIP, Harun Masiku yang hingga kini masih buron. 

"Iya tempat walaupun jauh sekali kita tetap butuh waktu walau kita di Indonesia begitu, tapi kita butuh waktu juga untuk menemukan yang bersangkutan."

• Tim Hukum PDIP Jelaskan Soal Harun Masiku, Yasonna Hadiri Konferensi Pers PDIP, Jokowi Kena Imbas?

• KPK Tak Bernyali Geledah Kantor PDIP? Abraham Samad Singgung Undang-undang KPK Hasil Revisi

"Begitu Bang Karni, jadi ini soal waktu yang kemudian kami belum menemukan yang bersangkutan," terang Ali Fikri.

Dirinya menegaskan, pasti akan menangkap Harun Masiku jika memang sudah ketemu.

"Kalau kemudian ada di mana kita temukan pasti kita tangkap," tegasnya.

Roy Suryo Ungkap Kejanggalan Rekaman CCTV Harun Masiku di Bandara

Pakar telematika Roy Suryo menyebut ada kejanggalan dalam rekaman CCTV yang memuat informasi keberadaan Harun Masiku.

Saat ini Harun masih dalam daftar pencarian orang terkait dugaan keterlibatan dalam kasus suap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Meskipun demikian, sempat dikabarkan Harun berangkat ke Singapura pada Senin (6/1/2020) dan kembali ke Indonesia pada Selasa (7/1/2020).

Namun informasi tersebut terlambat didapatkan pihak imigrasi karena keterlambatan pada sistem imigrasi.

Dilansir TribunWow.com, Roy Suryo menyebutkan terminal dua di Bandara Soekarno-Hatta dulunya adalah terminal internasional.

"Terminal 2, Terminal 2E tepatnya, tempat di mana Harun Masiku datang lagi itu dulu kan bekas terminal internasional," kata Roy Suryo, dalam tayangan KompasTV, Minggu (26/1/2020).

"Semua penerbangan ada di situ," lanjutnya.

Menurut Roy, sanggahan pihak bandara maupun imigrasi tentang lokasi pemantauan tidak tepat.

"Kalau mengatakan kami memantaunya hanya dari Terminal 3, justru yang di Terminal 3 itu barang-barangnya baru ada di situ," jelas Roy.

Ia menegaskan dulu semua penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan Terminal 2.

"Kalau misalkan ini terjadi di Terminal 1, mungkin-mungkin saja. Tapi kan penerbangan internasional ini masuknya dari dulu Terminal 2," tegasnya.

Roy menegaskan Angkasa Pura 2 (AP2) harus memberikan pernyataan terkait selisih informasi kedatangan Harun Masiku.

Hal itu ia sampaikan karena keterlambatan data yang dibutuhkan penyidik mencapai 15 hari.

"Apa jadinya di Indonesia kalau sebuah data orang yang masuk saja terlambatnya 15 hari?" katanya.

"Itu kan udah bobol habis-habisan kita," tambahnya.

Lihat videonya mulai dari awal:

• Live Streaming tvOne ILC Malam Ini, Bahas Hilangnya Harun Masiku, Karni Ilyas Dikritik

• Kepercayaan Megawati Diperiksa KPK Soal Suap Harun Masiku ke KPU, Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka?

• Soal Harun Masiku Caleg PDIP, Menkumham Yasonna Laoly Terancam Kena Pasal Perintangan Penyidikan KPK

• Cara Respon Elit PDIP Pada Kasus Harun Masiku dan KPK Undang Kecurigaan, Rocky Gerung: Masalah Besar

(TribunWow.com/Mariah Gipty/Brigitta Winasis)

Editor: Doan Pardede
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved