5 Faktor Resiko Penyebab Kanker Serta Kenali Perbedaannya dengan Tumor
5 Faktor resiko penyebab kanker serta kenali perbedaannya dengan tumor Tanggal 4 Februari 2020 diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia
Dapat mengubah kebiasaan tersebut diyakini dapat menurunkan risiko seseorang terkena kanker.
3. Sejarah keluarga
Jika kanker umum terjadi di keluarga, ada kemungkinan mutasi diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Anda mungkin menjadi kandidatnya.
Oleh karena itu, Anda mungkin perlu melakukan pengujian genetik untuk melihat apakah telah mewarisi mutasi yang dapat meningkatkan risiko kanker tertentu atau tidak.
Namun perlu diingat juga, memiliki mutasi genetik yang diwariskan tidak selalu berarti Anda akan terkena kanker.
4. Kondisi kesehatan
Beberapa kondisi kesehatan kronis, seperti kolitis ulserativa diketahui dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker tertentu.
Bicaralah dengan dokter Anda tentang risiko kanker tersebut.
5. Lingkungan
Lingkungan yang mengandung bahan kimia berbahaya dapat meningkatkan risiko seseorang terjangkit kanker.
Salah satu zat yang dimaksud tersebut yakni asap rokok.
Di mana, Anda mungkin menghirup asap rokok orang lain saat pergi ke tempat umum atau tinggal dengan perokok.
Bahan kimia di rumah atau tempat kerja, seperti asbes dan benzena juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Melansir National Cancer Institute at the National Institutes of Health U.S. Department of Health and Human Services, biasanya memang sulit untuk mengetahui secara pasti mengapa seseorang bisa mengembangkan kanker di tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker.jpg)