Ibu Kota Baru

Perbandingan Luas Kebun Sawit dan Lahan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, BPS Beberkan Hal Ini

Perbandingan luas ibu kota baru di Kalimantan Timur dengan luasan perkebunan sawit tergambar dari data yang dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik.

Instagram @jokowi
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau lokasi ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Desember 2019. Jokowi berjanji akan tutup tambang ilegal di kawasan ibu kota baru dan sekitarnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Perbandingan luas ibu kota baru di Kalimantan Timur dengan luasan perkebunan sawit tergambar dari data yang dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor pun menyatakan, pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur jika sampai merusak hutan akan mencabut pernyataan dukungan terhadap ibu kota baru

Sampai sekarang ini, ternyata luasan yang disedikan buat ibu kota baru dengan lahan kebun sawit tentu masih luasan usaha perkebunan sawit.

Kali ini Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) telah menunjuk Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota baru.

Dua lokasi yang ditunjuk yakni Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dua wilayah itu bersisian dengan hutan lindung Sungai Wain seluas 9.782 hektar dan hutan konservasi Bukti Soeharto 67.776 hektar.

Baca Juga:

 Curhat 3 Desainer Balikpapan Terkait Tantangan Fashion Lokal Seiring Ibu Kota Baru di Kaltim

 Presiden Jokowi Inginkan Tahun 2024 Pindah Semua, Draf RUU Ibu Kota Baru Masuk Babak DPR

 Alibaba Cloud Bakal Ikut Berperan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur

 Ibu Kota Baru Indonesia, Jokowi Ingin Bak London New York Masdar City Konsep Metropolitan Smart City

Kedua hutan ini dinilai jadi penyangga lingkungan di kota-kota sekitar, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara dan kota kabupaten lainnya.

Rencananya, ada 40.000 hektar lahan dijadikan kawasan induk ibu kota baru.

Selanjutnya, untuk pengembangan kota akan memakan luasan wilayah menjadi 180.000 hektar dari tanah yang dimiliki pemerintah di lokasi itu. 

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved