Zlatan Ibrahimovic tak Percaya AC Milan Kalah dari Inter Milan, Timnya tak Bermain Setelah Skor 2-2
Zlatan Ibrahimovic tak percaya AC Milan kalah dari Inter Milan, timnya tak bermain setelah skor 2-2
TRIBUNKALTIM.CO - Zlatan Ibrahimovic tak percaya AC Milan kalah dari Inter Milan, timnya tak bermain setelah skor 2-2
Hasil Derby della Madoninna yang mempertemukan Inter Milan vs AC Milan berakhir untuk kemenangan Nerazzuri .
Sempat ungul 2-0 sampai turun minum AC Milan harus rela menerima pil pahit di akhir laga
Zlatan Ibrahimovic buka suara terkait kekalahan AC Milan 2-4 dari Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (9/2/2020).
Ibrahimovic menjadi bintang di babak pertama saat AC Milan sebenarnya unggul 2-0 atas Inter hingga turun minum.
Ia memberikan assist untuk Ante Rebic untuk membawa unggul AC Milan 1-0 pada menit ke-40.
• VIDEO Jadwal Liga Italia Pekan ke 24: Juventus, Inter Milan, AC Milan, AS Roma, Lazio
• Tumbangkan AC Milan 4-2, Inter Milan Ukir Rekor Kemenangan Beruntun di Derby della Madonnina
• Hasil & Klasemen Liga Italia, Inter Milan Rebut Capolista dari Juventus, Lazio Masuk Jalur Scudetto
• Video Detik-detik Inter Milan Comeback Setelah Tertinggal 2 Gol dari AC Milan di Liga Italia
Lalu kemudian mencetak gol sendiri 5 menit berselang dan membawa AC Milan unggul 2-0.
Namun, permainan luar biasa AC Milan menghilang di babak kedua.
Inter justru mampu membalikkan kedudukan menjadi 4-2, dan keluar sebagai pemenang di laga Derby della Madonnina.
Gol-gol kemenangan Inter dicetak oleh Marcelo Brozovic, Matias Vecino, Stevan De Vrij dan Romelu Lukaku.
Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic mengaku tak percaya dengan apa yang terjadi sehingga timnya bisa dikalahkan oleh Inter.
"Sulit menjelaskan apa yang terjadi," kata Ibra dilansir BolaSport.com dari Football-Italia.
"Saat turun minum babak pertama, kami berkata pada diri sendiri bahwa 15 menit pertama babak kedua akan sangat krusial. Lalu kami malah kebobolan 2 gol dalam 15 menit yang sudah dijalani," tambahnya.
Ibrahimovic mengaku timnya sudah berhenti bermain sejak kebobolan dua gol tersebut.
"Kami berhenti bermain, tim pesimistis, kami berhenti melakukan pressing dan tak mengoper dengan benar. Sejak kebobokan dua gol, semuanya hancur," kata Ibra.