Senin, 4 Mei 2026

Anies Baswedan Berbohong, Anak Buah Megawati PDIP Marah, Bakal Coret Anggaran Formula E di Monas

Anies Baswedan berbohong, anak buah Megawati marah, bakal coret anggaran Formula E di Monas

Tayang:
Editor: Rafan Arif Dwinanto
KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, di Monas,Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). 

Dengan belum adanya rekomendasi dari TACB, Prasetyo Edi Marsudi pun meminta Pemprov DKI membatalkan gelaran Formula E di kawasan Monas.
Ia merekomendasikan ajang tersebut dipindah ke Ancol.

"Kita punya tempat sendiri yang aman.

Coba balapan di Ancol.

Diperbaiki sama saja kok, masih ada waktu," kata dia.

Anies Baswedan sebelumnya mengklaim telah mendapatkan surat rekomendasi dari TACB DKI Jakarta terkait penyelenggaraan Formula E 2020 di Monas.

Anies Baswedan menyinggung soal rekomendasi tersebut dalam surat nomor 61/-1.857.23 yang dia kirimkan kepada Menteri Sekretaris Negara yang juga Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Pratikno, Selasa (11/2/2020).

"Dalam rangka menjaga fungsi, kelestarian lingkungan dan cagar budaya di kawasan Medan Merdeka dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperoleh rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta yang dituangkan ke dalam Surat Kepala Dinas Kebudayaan tanggal 20 Januari 2020 Nomor 93/-1.853.15 tentang Penyelenggaraan Formula E 2020," tulis Anies Baswedan, dikutip dari salinan surat yang diterima Kompas.com.

Mundardjito mengatakan, TACB tidak pernah mengeluarkan rekomendasi soal penyelenggaraan Formula E 2020 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, seperti yang diklaim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun Ketua TACB DKI Jakarta Mundardjito menyatakan tidak mengetahui surat rekomendasi yang dimaksud Anies Baswedan.

"Saya enggak tahu, kami enggak bikin (rekomendasi), saya ketuanya kan," ujar Mundardjito saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).

Mundardjito berujar, TACB DKI Jakarta tidak pernah melakukan kajian soal penyelenggaraan Formula E di area Monas yang merupakan kawasan cagar budaya.

Karena itu, dia tidak bisa menilai rencana penyelenggaraan balap mobil listrik tersebut di kawasan Monas.

Pengakuan Dinas Kebudayaan

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui suratnya ke Kemensetneg mengaku sudah mengantongi rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya atau TACB.

Belakangan, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Wardhana membocorkan, surat rekomendasi dimaksud hanya diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta saja, bukan TACB.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved