Sembari Buka Masker, Lucinta Luna Sampaikan Permintaan Maaf dan Sebut Nama Lain Dirinya
Sembari Buka Masker, Lucinta Luna Sampaikan Permintaan Maaf dan Sebut Nama Lain Dirinya
Ketika diperiksa polisi, Lucinta Luna mengaku telah mengonsumsi obat tersebut selama 5 bulan terakhir.
"Pengakuan awal dia pakai lima bulan untuk menghilangkan depresi yang ada.”
“Makanya periksa ke dokter, khususnya dokter pribadinya dia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020).
Manajer Lucinta Luna, Joana membenarkan bahwa artisnya memang mengalami depresi.
Joana menceritakan bahwa penyakit mental yang diderita Lucinta Luna sempat membuatnya hampir bunuh diri berkali-kali.
“Pada saat dia mau bunuh diri. Dia pernah mau lompat dari apartemen lantai 39,” cerita Joana ketika melakukan sambungan telepon di acara Rumpi No Secret episode Rabu (12/2/2020).
Untungnya Joana berhasil menggagalkan keinginan Lucinta Luna untuk lompat saat itu.
Tapi penderitaan artis yang penuh kontroversi itu belum hilang.
Lucinta Luna disebut berkali-kali berusaha menyakiti tubuhnya sendiri.
“Terus dia mau tusuk perutnya,” imbuh Joana.
Joana mengatakan bahwa ada banyak hal yang menjadi penyebab Lucinta Luna depresi.
Salah satunya adalah perundungan atau di-bully secara bertubi-tubi.
“Banyak hal. Penyebab utamanya dia merasa di-bully sama bekas teman-teman terdahulunya.”
“Dia depresi berat,” pungkas Joana.
Sebagai informasi, Lucinta ditangkap di Apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, karena ditemukan obat tramadol, tujuh butir riklona, dan pecahan ekstasi yang setelah digabung menjadi dua butir.