Anggaran Pembangunan Soeharto Lebih Besar dari Jokowi, Jusuf Kalla: Soekarno Bersatu Tapi Tak Maju

Anggaran pembangunan Soeharto lebih besar dari Jokowi, Jusuf Kalla: Soekarno bersatu tapi tak maju

Anggaran Pembangunan Soeharto Lebih Besar dari Jokowi, Jusuf Kalla: Soekarno Bersatu Tapi Tak Maju
Capture Youtube Najwa Shihab
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tertawa saat presenter Najwa Shihab bertanya mengenai kemungkinann Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto berada dalam kursi Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua. 

"Karena itu bagaimana maju, juga mempunyai suatu kemajuan yang adil."

"Kita tidak bisa pesimis," lanjutnya.

Anies Baswedan: Saya Optimis Indonesia Selalu Mengecewakan

Pada acara yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pesan terkait masa depan negara Indonesia.

Pesan tersebut sekaligus menyindir pihak-pihak yang pesimis akan perkembangan negara Indonesia.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (11/2/2020), Anies mengatakan bahwa dirinya optimis Indonesia akan selalu menimbulkan rasa kecewa.

"Saya optimis bahwa Indonesia selalu mengecewakan, Indonesia kita ini," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu lalu melanjutkan pernyataannya.

Kekecewaan yang dimaksud oleh Anies, ditujukan kepada pihak-pihak yang mengharapkan Indonesia jatuh.

Anies Baswedan menegaskan Indonesia akan selalu membuat kecewa para pihak yang pesimis akan kemajuan Indonesia.

 Sahabat Erick Thohir, Sandiaga Uno Dapat Kompensasi dari Garuda Indonesia, Penyebabnya Sepele

 Ini Jadinya Jika Anak Bupati Dibakar Api Cemburu Lihat Pacar Berduaan di Hotel, Polisi Turun Tangan

 Anak Buah Idham Aziz Bongkar Wisata Seks Halal Daerah Ini, Diiklankan di YouTube Berbahasa Inggris

 Di ILC, Mahfud MD Serang Rizal Ramli Karena Terus Kritik Jokowi, Apa Sih yang Dipuji dari Negara Ini

Sebab menurutnya, Indonesia akan terus maju dan berkembang mematahkan prediksi para pihak-pihak yang pesimistis akan perkembangan Indonesia.

"Mengecewakan yang pesimis soal masa depan Indonesia," ujarnya.

Ia lalu mencontohkan beberapa peristiwa yang diprediksi oleh orang akan menjadi akhir dari Indonesia, namun semuanya terbukti tidak terjadi.

"Tahun 2000an begitu banyak tulisan menyebut bahwa Indonesia belum tentu survive (bertahan), tahun 90an ada balkanisasi, tahun 98 kita melalui reformasi," papar Anies.

"Banyak pertanyaan apakah Indonesia akan survive sebagai bangsa."

"20 tahun kemudian, hari ini kita menengok, dan kita survive sebagai bangsa," lanjutnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Bandingkan Soeharto dan Jokowi, Jusuf Kalla: Negara Demokrasi Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang, https://wow.tribunnews.com/2020/02/14/bandingkan-soeharto-dan-jokowi-jusuf-kalla-negara-demokrasi-tidak-bisa-menyenangkan-semua-orang?page=all.

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved