Kisah Mahasiswa dari China

Wabah Corona di Wuhan China, Mahasiswa Asal Samarinda Ini Tetap Lanjutkan Kuliah, Solusi Via Online

2 mahasiswa asal Kalimantan Timur yang sempat dikarantina di Natuna setiba dari China akan kembali ke negri tirai bambu China.

Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.Co/Purnomo Susanto
Rizka Nurazizah salah satu mahasiswi asal Kaltim yang kuliah di China saat dijemput oleh orang tuanya, sesaat setelah mendarat di Bandara APTP Samarinda, pada Minggu (16/2/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tidak ingin berselimut ketakutan, dua mahasiswa asal Kalimantan Timur yang sempat dikarantina di Natuna setiba dari China akan kembali ke negri tirai bambu China tersebut untuk melanjutkan kuliah.

Seharusnya, pada Senin (17/2/2020), perkuliahan di China dilaksanakan.

Namun, karena merebaknya virus Corona di China membuat mahasiswa asal Kalimantan Timur harus segera pulang.

Dan tidak dapat mengikuti perkuliahan.

Opsi kuliah online, menjadi salah satu pilihan logis untuk dapat diambil oleh para mahasiswa.

Seperti, disampaikan Rizka Nurazizah salah satu mahasiswa asal Kalimantan Timur yang kuliah di China mengungkapkan, ia akan mengambil langkah itu.

“Untuk sekarang. Tentu, saya tidak bisa pergi ke China untuk melanjutkan kuliah. Tapi, kita akan kuliah online,” ujarnya saat diwawancara awak media sesaat, setelah mendarat di Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APTP), Samarinda, pada Minggu (16/2/2020).

Sedikit diceritakan Rizka, bagaimana kondisi di sekitaran kampus tempat ia menimba ilmu saat virus Corona menyerang China. Kesulitan untuk makan, menjadi kondisi paling miria dirasakan Rizka.

“Di kampus kami itu tidak ada transportasi yang beroperasi. Dari pihak kampus, meminta kepada kami untuk tidak pergi keluar. Makanan saat itu terbatas. Dan kami kesusahan untuk makan,” kisahnya menceritakan suasa di sekitaran kampusnya.

Mahasiswa semester 6 di Fakultas Kedokteran, Hubei Polytechnic University, yang berada di Kota Huangshi, Provinsi Hubei ini juga menceritakan kisahnya, saat bagaimana usahanya mencari bahan makanan. Beruntung, dikisahkannya lagi, di dalam kampus ada toko penjual makanan.

“Ya tapi terbatas. Alhamdulillah, kami bisa belanja di dalam kampus,” lanjutnya sembari menceritakan hingga akhirnya evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di China dilakukan.

Mahasiswi asal Kalimantan Timur lainnya, Innesa Alviani Nur Fadila mengungkapkan, akan tetap kembali ke China setelah seluruh persoalan virus Corona ini selesai. Niat menyelesaikan kuliahnya sangat kuat. Terlebih, seharusnya besok (Senin, 17/2/2020) ia harus kuliah.

“Di kampus tempat saya belajar, ada 10 orang mahasiswa asal Indonesia dari berbagai daerah. Saya akan balik ke China, karena saya harus kuliah. Harusnya, besok saya masuk,” imbuhnya.

“Tapi, karena ada ada masalah ini maka kampus saya merencanakan kelas online. Nah, saya sekarang masih mencoba menghubungi kampus untuk menanyakan kapan dimulainya kelas online,” lanjutnya. 

Daerah Asal Mahasiswa Kalimantan Timur Dari China

- Samarinda
1. Dexi Felia Wenny Palli
2. Farafita Firdausi Hisy
3. Fatimah Bachri
4. Rafiatul Luklu
5. Rizka Nurazizah
6. K. Ristia Delly Rahman

- Balikpapan
1. Marina Febriana Chariah

- Penajam Paser Utara
1. Rizma Jatinur
2. Fuad Ilmi

- Tenggarong, Kukar
1. David Samjar Sirupa
2. Raissa Rosalind
3. Innesa Alviani Nur Fadila

- Kutim
1. Syarifah Nur Kholifah Saing

- Kutai Barat
1. Paulina Sonali

Sumber: Dinkes Kalimantan Timur 2020.

Sambangi Rumah Jabatan Walikota Samarinda

Sejumlah mahasiswa yang baru saja menjalani masa karantina di Natuna menyambangi rumah jabatan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, di Kota Samarinda Kalimantan Timur pada Senin (17/2/2020).

Mahasiswa yang kuliah di China menemui Syaharie Jaang di Ruang VIP rumah jabatan Wali Kota Samarinda.

Dari pantauan Tribunkaltim.co, sekitar 4 mahasiswa bersama orangtua mereka menemui Syaharie Jaang.

Dan Syaharie Jaang berdiskusi bersama para mahasiswa tersebut.

Tak ingin suasana tegang, Syaharie Jaang menanyakan kepada salah satu mahasiswi.

Apakah selama di China pernah menggunakan bahasa daerah?

Baca Juga:

 Ibu Kota Indonesia di Kaltim, Viral Apartemen Borneo Bay City, Begini Tanggapan Kementerian ATR

 Tatap Ibu Kota Baru, Borneo Bay City Plaza Balikpapan Bakal Bangun Taman Besar, Target Rampung 2021

"Selama di China pernah bahasa Banjar gak," tanya Jaang, disambut tawa tamu yang hadir.

"Saya suka sih pak pakai bahasa daerah kalau ketemu sesama banjar," jawab salah satu mahasiswi.

Sejumlah mahasiswa yang baru saja menjalani masa karantina di Natuna menyambangi rumah jabatan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, di Kota Samarinda Kalimantan Timur pada Senin (17/2/2020)
Sejumlah mahasiswa yang baru saja menjalani masa karantina di Natuna menyambangi rumah jabatan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, di Kota Samarinda Kalimantan Timur pada Senin (17/2/2020) (TribunKaltim.Co/Sapri Maulana)

Tentu Syaharie Jaang berharap, kepada para mahasiswa dan mahasiswa yang hadir di ruangannya.

Baca Juga:

 Sesumbar Gubernur Kaltim Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi

 Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kaltim

 Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kaltim

 Kalimantan Timur jadi Ibu Kota Negara, Permintaan Properti Ternyata Belum Signifikan

Agar nantinya usia lulus kuliah, dapat kembali mengabdi ke Kota Tepian, Samarinda Kalimantan Timur

"Kami sangat ingin sih pak. Tapi ada kendala, yaitu penyetaraan pendidikan yang sangat sulit di Indonesia," jelas salah satu mahasswi yang hadir.

Baca Juga:

 NEWS VIDEO Ria Ricis Youtuber Ternama Bakal ke Balikpapan Kalimantan Timur

 Youtuber Ria Ricis Sambangi Plaza Balikpapan, Ngobrol Soal Film Ini, Catat Jadwal Kedatangannya

 Ibu Kota Baru di Kalimantan Adopsi One River One Management, Bappenas Sebut Keterpaduan Hulu Hilir

Selain bertemu Syaharie Jaang, sejumlah pejabat Balai Kota.

Juga turut hadir menemui mahasiswa asal China yang baru saja menjalani masa karantina.

Baca Juga:

 Agenda Valentine Day di Plaza Balikpapan, Meet and Greet Ria Ricis Sampai Food dan Kids Festival

 14 Februari Ria Ricis di Plaza Balikpapan, Ngobrol Aku Tahu Kapan Kamu Mati, Film Indonesia Terbaru

 Bendungan Sepaku Penajam Jamin Pasokan Air Bersih, Siasat Musim Kemarau di Lokasi Ibu Kota Baru

Seluruh mahasiswa asal Kaltim yang kuliah di China dipastikan negatif virus Corona.

Hingga berita ini diterbitkan, pertemuan yang dimulai sekira pukul 08.00 Wita masih berlangsung.

(Tribunkaltim.co/Purnomo dan Sapri Maulana)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved