News Video

NEWS VIDEO Rumah Penjaga Makam di Bontang Dilahap Si Jago Merah

Kepada Tribunkaltim.co dengan nafas yang memburu, ia ingat betul teriakan adik kandungnya pagi tadi.

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang pemuda tampak jongkok di hadapan 2 kusen jendela kamar yang menghitam. Baju hingga celana pendeknya basah. Ia tampak menatap kamar itu dalam-dalam.

Satu tangannya terlihat menopang dagu yang hendak runtuh. Batinnya, barangkali meminta dirinya tegar menghadapi kenyataan yang dialaminya.

Sementara tangan lainnya mengetuk lantai yang dikelilingi serpihan material rumah berwarna hitam berkali-kali. Entah, apa yang ada di benaknya saat itu.

Namanya Hendri Kurniawan (22), ia masih ingat jelas api yang menjilat kasur dan dinding kamar yang ia hadapai saat itu, Selasa (25/2/2020) sekira 10.00 Wita.

Baginya, kenyataan seperti pil pahit yang harus ia telan.

Rumah yang jadi saksi hidup ia tumbuh dan berkembang, harus rela dimakan api.

Kepada Tribunkaltim.co dengan nafas yang memburu, ia ingat betul teriakan adik kandungnya pagi tadi.

Kala itu adiknya bersama 2 rekannya les atau belajar kelompok di rumah, didampingi gurunya.

"Ia (adik) mau ambil buku di kamar depan. Pas buka pintu api sudah menjalar di kasur dan dinding. Saat itu ia langsung teriak," katanya mengawali kisah pilunya, usai api berhasil dipadamkan petugas Damkar Kota Bontang.

Mendengar teriakan adiknya, Hendri kontan langsung bangun dari ranjangnya. Ia mengaku panik saat melihat api berkobar di kamar terdepan rumahnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved