Ketua PDPI Sebut 2 Warga Depok Positif Corona juga Kabar Baik Indonesia, Terbukti Mampu Mendeteksi
Di sisi lain, Ketua PDPI Jakarta, Erlina Burhan buka suara soal 2 WNI asal Depok, Jawa Barat, yang positif terjangkit virus Corona.
Anis mengaku warga tempat ia tinggal sudah merasa dirugikan dengan adanya informasi yang simpang siur.
Beberapa warga di luar perumahannya terkesan langsung menghindar karena ditemukan pasien virus Corona di sana.
"Dan kami sekarang ini sudah merasa dirugikan perumahan kami akibat informasi yang simpang siur," ucapnya.
• Ibarat Kecepatan Pesawat Canggih yang Mendahului Suara, Begini Penularan virus Corona dari Wuhan
• China Bangun rumah sakit untuk Pasien virus Corona di Wuhan Hanya 6 Hari, Terungkap Ini Rahasianya
Seperti, warga harus memiliki surat kesehatan bebas virus Corona sebelum masuk kerja.
"Pertama adalah banyak warga di Perumahan kami tidak boleh ngantor sampai dapat surat resmi bahwa bebas virus Corona dari yang punya otoritas."
"Nah hari-hari ini juga sulit untuk kami komunikasikan," ujarnya.
Selain itu, driver ojek online juga banyak yang menolak pesanan warga Depok karena takut.
Ada pula informasi yang simpang siur terkait sekolah.
Bahkan, Anis mengaku anaknya juga sampai histeris ditanya-tanya terkait masalah tersebut di sekolah.
"Yang kedua misalnya, Senin Selasa kami kesulitan memesan transportasi online, banyak yang di-cancel berkali-kali karena perumahan ini yang positif Corona."
"Kemudian informasi simpang siur tentang anak-anak sekolah yang tidak boleh sekolah terutama dari Perumahan Studio Alam Indah."
• Khawatir virus Corona Pesawat Batik Air Dikarantina Selama 14 Hari Usai Terbang dari Wuhan China
• Sudah Koordinasi dengan rumah sakit, Polda Kaltim Sebut Belum Ditemukan Pasien Suspect virus Corona