Kapolres Bontang Pantau Medsos, tak Segan Proses Hukum jika Ada Warga Sebar Hoax Virus Corona

Ada warga Bontang sebar hoax mengenai Virus Corona, Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena mengaku tak segang melakukan proses hukum

TribunKaltim.CO/Muhammad Fachri Ramadhani
Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena saat ditemui beberapa waktu lalu di halaman Mapolres Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Jajaran Polres Bontang terus memantau media sosial terkait berita hoax terutama soal Virus Corona.  

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena menegaskan, tak segan melakukan proses hukum kepada penyebar hoax berkaitan dengan isu Virus Corona di Bontang.

Apalagi bila sampai menimbulkan kepanikan warga Bontang.

"Kalau permasalahan Virus Corona, saya tidak komentar. Tapi jika menyangkut penyebaran hoax terkait isu Virus Corona, kalau memang pelanggaran hukum, dan ada bukti, kita proses," ungkapnya.

Kepolisian juga bekerjasama dengan pemerintah daerah, apabila menemukan informasi atau pemberitaan tidak benar atau hoax segera laporkan kepada pihaknya.

Polisi tak akan ragu melakukan proses hukum pidana kepada siapa pun pembuat atau penyebar hoax.

"Kita monitor terus (sosial media). Kita bisa take done berita yang mengarah kepada hoax dan sebagainya. Jadi langkah preventif, bisa langsung take done. Selanjutnya baru represif. Sampai saat ini belum ada," katanya.

Untuk diketahui, pada Selasa (3/3/2020) lalu, beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp dimana RSUD Taman Husada Bontang menangani suspek Virus Corona.

Baca Juga

Manajemen Sebut Virus Corona Tak Berdampak Signifikan Terhadap Okupansi Hotel Luminor Tanjung Selor

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved