Pemerintah Kota Tarakan
Dalam Waktu Dekat, Kawasan SIKIM Terpadu di Tarakan Diresmikan
1400 unit trammel net, pemberian 100 unit GPS agar nelayan tidak tersesat saat melaut, pemberian paket hortikultura udang, bandeng, dan rumput laut
Penulis: Junisah |
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Pada 16 program unggulan kepemimpinan Walikota Tarakan dr Khairul M.kes dan Wakil Walikota Tarakan Effendhi Djuprianto terdapat program di bidang ketahanan pangan, perikanan baik bantuan dan sarana dan prasarana bagi nelayan dan petani.
Program Peningkatan Ketahanan Pangan dan Perikanan berada di program unggulan ke-12.
Program ini berupa bantuan pupuk, bibit, sarana dan prasarana, serta fasilitasi pemasaran produk pertanian dan perikanan/kelautan.
• Jembatan Mahakam IV Samarinda Akan Ditutup Sementara, Ini Jadwalnya
• Mantapkan Wirausaha, Persit Kartika Chandra Kirana PD VI/Mulawarman Gelar Latihan Melukis di Kain
• Pangdam Buka Rapim Kodam VI/Mulawarman Tahun 2020, Wakil Ketua KPK Hadir sebagai Narasumber
Walikota Tarakan Khairul mengungkapkan, di tahun 2019 pihaknya telah memberikan bantuan berupa 400 bibit buah kepada petani.
Ada pula bantuan sarana pengolahan cabai dan pengembangan aneka cabai seluas 10 hektar.
Pembuatan jalan usaha tani dan jembatan sepanjang 2 kilometer, pemanfaatan pekarangan untuk 14 kelompok wanita tani.
"Kita juga berikan bantuan 1.400 unit trammel net, pemberian 100 unit GPS agar nelayan tidak tersesat saat melaut, pemberian paket hortikultura udang, bandeng, dan rumput laut untuk 2 kelompok, pemberian 3 paket mina padi untuk 2 kelompok, serta bantuan bibit rumput laut E.Cattoni sebanyak 800 kilogram untuk 4 kelompok," ucapnya.
• Mal Pelayanan Publik akan Hadir di Kota Tarakan
• BNNK Tarakan Kalimantan Utara Hanya Ditarget Ungkap 3 Kasus di Tahun 2020
• Setahun Menjabat Walikota-Wawali Tarakan, Khairul-Effendi Benahi Pemeliharaan Jalan di 44 Titik
Khairul mengatakan, untuk tahun 2019 pihaknya juga telah membentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Agro Bisnis.
Perumda Agro Bisnie ini dapat memfasilitasi penjualan, pembelian, serta pengembangan, pengelolaan, pemasaran produk hasil usaha dan investasi perikanan.
Untuk program unggulan ke-13 yakni pengembangan kawasan Sentra Industri Kecil Menegah Terpadu (SIKIM).
Awal tahun 2020 program ini sudah dimulai untuk pemanfaatan kawasan SIKIM oleh pelaku usaha Industri Kecil dan Menegah.
"Rencananya Maret ini kita resmikan kawasan SIKIM terpadu. Sebagian mereka minta waktu harus menyelesaikan pesanan orang. Sehingga kita berharap Maret ini sudah diresemikan oleh pelaku usaha meubel dan perahu yang telah terdaftar di Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan," ungkapnya. (adv/jnh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/khairul-cek-tanah-2.jpg)