Virus Corona

3 Orang Berstatus PDP Corona Dirawat di RSUD Tarakan, Direktur: Jangan Panik, Belum Positif

Penanganan kasus wabah covid-19 atau Virus Corona terus diperketat di wilayah Kalimantan Utara khususnya Kota Tarakan.

Penulis: Alfian | Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNKALTIM.CO/ALFIAN
Direktur RSUD Tarakan, M Hasbi Hasyim 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Penanganan kasus wabah covid-19 atau Virus Corona terus diperketat di wilayah Kalimantan Utara khususnya Kota Tarakan.

Meski sejauh ini belum ada temuan warga yang positif terjangkit covid-19, penanganan berupa pencegahan dan upaya lainnya tetap dijalankan sesuai arahan pemerintah.

Apalagi saat ini wabah tersebut statusnya sudah ditingkatkan sebagai bencana nasional.

Hingga Rabu (18/3/2020), pihak RSUD Tarakan mengkonfirmasi ada tiga orang yang tengah dirawat atau diisolasi dengan status Pasien Dalam Pemantauan (PDP) covid-19.

"Tambahan tadi satu rujukan dari KTT jadi sementara ini ada tiga orang," kata Direktur RSUD Tarakan, M Hasbi Hasyim.

Baca juga: Virus Corona Meluas, MUI Keluarkan Fatwa Shalat Jumat Boleh Diganti Shalat Dzuhur di Daerah Tertentu

Baca juga: Masa Darurat Diperpanjang 91 Hari, Masyarakat Rayakan Idul Fitri Dalam Kondisi Darurat Virus Corona

Baca juga: Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid Beber 866 Warga Dikarantina Antisipasi Virus Corona

Baca juga: Geger Curhat Pasien Suspect Virus Corona, Dokternya Ngaku Pemerintah Jokowi Gagap Tangani Covid-19

Selain pasien rujukan dari Kabupaten Tanah Tidung (KTT), dua pasien lainnya yang masih dalam perawatan yakni berasal dari Toli-Toli, Sulawesi Tengah dan Jakarta.

"Semuanya warga Tarakan, pertama yang masuk dua hari lalu diantar KKP naik kapal dari Toli-Toli laki-laki usia 25 tahun, foto awal bronkitis tapi tetap kita berlakukan PDP, yang satu dari Jakarta kemarin," ujar Hasbi.

Ketiga pasien ini dirawat lantaran adanya tanda-tanda seperti batuk, pilek dan demam.

Hasbi menambahkan bahwa pasien asal Jakarta ini tiba di Tarakan bersama seorang rekannya, namun hingga saat ini keberadaannya belum diketahui.

"Dia datang berdua yang masalah satunya tidak tahu dimana cuman infonya dia di sebatik Nunukan jadi sudah kami koordinasikan ke Dinas Kesehatan sana, sebelumnya dari sini dia ke Jakarta terus ke Batam, Medan lalu ke Jakarta lagi nah di sana katanya itu mulai demam itu," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved