Breaking News:

Liga 1

Persib Terancam Sanksi Gara-gara Iklan Rokok, Petinggi Maung Bandung Angkat Bicara

Persib terancam sanksi gara-gara iklan rokok, petinggi Maung Bandung angkat bicara

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Persib terancam sanksi gara-gara iklan rokok, petinggi Maung Bandung angkat bicara 

TRIBUNKALTIM.CO - Persib terancam sanksi gara-gara iklan rokok, petinggi Maung Bandung angkat bicara 

Tim Persib Bandung terancam sanksi dari PT Liga Indonesia Baru ( LIB ) selaku operator Liga 1 2020 .

Penyebabnya Persib Bandung mencantumkan iklan rokok dalam jersey miliknya .   

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah resmi melarang penggunaan brand rokok dan situs judi untuk menjadi sponsor tim peserta Liga 1.

Dari 18 tim peserta Liga 1, terdapat dua klub yang memiliki sponsor berkaitan dengan situs judi dan rokok dalam jersey kebesarannya.

Persib Bandung dengan tagline 'Pria Punya Selera' dan Tira Persikabo dengan sponsor SBOTOp.

 Usai Menang atas PSS Sleman, Robert Rene Alberts Sesumbar Persib jadi Tim Satu-satunya di Liga 1

 Persib Menang atas PSS Sleman, Robert Rene Alberts Justru Mengaku Kecewa

 Diragukan di Awal Musim, Duet Geoffrey Castillion dan Wander Luiz Beri Bukti ke Pendukung Persib

Manajemen Persib Bandung akhirnya buka suara terkait hal ini.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, mengatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu berdiskusi sebelum mengambil sikap.

"Tentang itu manajemen belum mau berkomentar lebih lanjut. Karena ini jadi bahan perdebatan, karena tidak menyangkut ke objek, itu barangkali. Saya kira ini harus menyikapi dengan bijak. Mungkin nanti kami akan mengkaji lebih dahulu, nanti komentar secara formal akan kita sampaikan segera," ujar Kuswara belum lama ini.

Terkait permasalahan ini, Kuswara menyebut bahwa pihak sponsor yang bersangkutan belum ada pembicaraan dengan manajemen tentang pelarangan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved