Cegah Virus Corona, Libur Sekolah di PPU Diperpanjang Satu Minggu Lagi, Diganti Belajar Lewat Online
Untuk mencegah Virus Corona, libur sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara diperpanjang satu minggu lagi dan diganti belajar lewat online
Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM -Untuk mencegah Virus Corona, libur sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara diperpanjang satu minggu lagi dan diganti belajar lewat online
Virus Corona di Indonesia semakin menjadi perhatian serius. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memperpanjang masa libur sekolah mulai tingkat PAUD hingga SMP.
Hal tersebut dibenarkan Bupati PPU, Abdul Gafur Masud (AGM) saat ditemui awak media di kantornya. Jumat, (20/3/2020).
Dikatakan AGM, kembali memperpanjang masa libur belajar mengajar di sekolah selama satu minggu ke depan, yang sebelumnya juga telah meliburkan kegiatan belajar-mengajar selama satu minggu juga.
Sehingga, total libur sekolah yang diberikan pemerintah hingga minggu depan menjadi dua minggu.
“Kita perpanjang lagi libur kegiatan belajar mengajar di sekolah satu minggu,” ungkapnya.
Baca juga: Reaksi Orang Dalam Istana saat Menkes Terawan Didesak Mundur, Dituding Tak Peka Virus Corona
Baca juga: Bisnis Properti di Kaltim Lesu, Puluhan Pengembang Alih Profesi
Baca juga: Cara Aktifkan Paket Data Gratis 30 GB dari Telkomsel, Bisa Dipakai Buat Akses Aplikasi Apa Saja?
Namun ucap dia, libur sekolah tersebut bukan berarti tidak melakukan kegiatan belajar mengajar, namun lebih mengarahkan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah masing-masing.
“Kalau bisa sekolah menerapkan sistem belajar online untuk sementara waktu,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Alimuddin juga membenarkan, adanya penambahan masa penghentian sementara belajar-mengajar di sekolah dan digantikan belajar di rumah dengan menggunakan sistem belajar online.
“Jadi semua sekolah melakukan kegiatan belajar lewat online. Minimal lewat WhatsApp dengan mengirim soal atau tugas kepada siswanya,” pungkas Alimuddin.(*)
Baca juga: Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 Tambah 4 Orang, Total Menjadi 39 Orang di Kaltim
Baca juga: Kronologi Lengkap Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona, Sempat Lapor Ridwan Kamil
Baca juga: Saat Kapolri Idham Azis Minta Polisi Rajin Berjemur, Mantan Kapolri Tito Karnavian Sudah Buktikan
IKUTI >> Update Virus Corona
