Senin, 20 April 2026

Virus Corona

Imbas Pandemi Covid-19, Pasar Tradisional Samarinda jadi Sepi, Menurun Sekitar 30 Persen dari Biasa

Diketahui pandemi Virus Corona atau covid-19 sudah dinyatakan Kejadian Luar Biasa ( KLB ) di kota Samarinda Kaltim. terapkan social distancing

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Muhammad Riduan
Imbas pandemi Covid-19, pasar tradisional menjadi sepi, menurun sampai 30 persen dari biasanya, Selasa (24/3/2020). 

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Diketahui pandemi Virus Corona atau covid-19 sudah dinyatakan Kejadian Luar Biasa ( KLB ) di kota Samarinda Kalimantan Timur.

Dengan itu, ada beberapa peraturan atau imbauan yang dirasa efektif oleh Pemerintah Kota atau Pemkot  Samarinda seperti social distancing.

Pemberlakuan social distancing di kota samarinda juga berimbas terhadap pasar.

Pada hari ini Kepala Dinas Perdagangan kota Samarinda Marnabas, menyampaikan bahwa beberapa pasar tradisional di Samarinda menjadi lebih sepi dari biasanya, menurun 30 sampai 40 persen.

"Beberapa hari ini  beberapa pasar tradisional sepi menurun sekitar 30 hingga 40 persen," ucapnya kepada Tribunkaltim.co saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (24/3/2020).

NEWS VIDEO Dandim Bersama Kapolres Berau Sosialisasi di Pasar Sanggam Adji Dilayas

Relawan Baguna PDIP Kalimantan Timur Turut Melawan Penyebaran Virus Covid-19

Cegah Virus Corona, Dinas Perdagangan Kota Samarinda Sediakan 100 Tempat Cuci Tangan di Pasar-pasar

Keliling Pasar, Dandim Bersama Kapolres Berau Sosialisasi Bahaya Corona ke Pedagang dan Pembeli

Pengunjung sepi, pedagang bahan panganpun ikut merasakan dampaknya, seperti gula. "Gula memang tidak langka namun sekarang, import belum datang. Kalau sudah datang insyaAllah kembali normal itu," ucapnya.

Marnabas menerangkan gula inikan dipenuhi oleh Kementerian Dalam Negeri. Yang jelas sekitar satu bulan yang lalu sudah diurus izinnya.

"Gula saja, tapi sebenarnya gula bukan turun. Tadi kita sidak masih ada berapa ton itu. Cuma biasalah gula inikan diserahkan ke mekanisme pasar," ucapnya. (m14)

IKUTI >>>>> Update Virus Corona

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved