Tangani Covid-19, Petugas Medis di RSUD Tarakan Diberikan Tambahan Suplemen, Vitamin, Telur & Susu

Tangani Covid-19, Petugas Medis di RSUD Tarakan Diberikan Tambahan Suplemen, Vitamin, Telur & Susu

Tribunkaltim.co/Alfian
Direktur Utama RSUD Tarakan, M Hasbi Hasyim. Tangani Covid-19, Petugas Medis di RSUD Tarakan Diberikan Tambahan Suplemen, Vitamin, Telur & Susu 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Kalimantan Utara, menyiapkan dana insentif dan suplemen tambahan bagi petugas medis yang menangani covid-19.

Perang menghadapi pandemi covid-19 atau Virus Corona terus berlangsung di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Para petugas medis yang terdiri dari dokter dan perawat menjadi ujung tombak untuk melawan pandemi covid-19 ini.

Tak jarang, banyak kasus ditemukan petugas medis terpapar covid-19 setelah merawat pasien.

Mengingat besar risiko kerja para petugas medis ini, RSUD Tarakan pun menyiapkan berbagai upaya untuk mengurangi risiko terpapar, seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar dan juga pengadaan suplemen tambahan.

"Saya sudah tekankan di sini wanti-wanti, kami di sini memang sudah siapkan ruang ganti, pakaiannya yang digunakan nanti turun di ruang isolasi beda dengan pakaian yang dia pakai dari rumah, pakaian dari rumah itu tidak boleh masuk di ruang isolasi," ucap Direktur Utama RSUD Tarakan, M Hasbi Hasyim, Kamis (26/3/2020).

Terkait dsuplemen, Hasbi Hasyim menerangkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sedari awal adanya kasus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang masuk di RSUD Tarakan.

"Kami sudah dari awal sejak masuk kasus awal yang kami rawat itu kita sudah tambahkan suplemen, telur, susu sama bubur kacang ijo, semua petugas yang bertugas di isolasi dapat termasuk vitamin," paparnya.

Selain itu RSUD Tarakan juga akan menyiapkan dana insentif tambahan bagi para tim medis yang bertugas dalam penanganan ovid-19.

Hanya saja untuk besarannya, Hasbi Hasyim belum bisa membeberkan lantaran menurutnya masih dalam tahap usulan.

"Kami sudah lagi merencanakan, saya minta Wadir Keuangan untuk menghitung berapa layaknya," ucapnya.

RSUD Tarakan merupakan satu dari dua rumah sakit rujukan penanganan covid-19 di Kalimantan Utara.

Saat ini jumlah tim medis di RSUD Tarakan terdiri dari 40 perawat dan 15 dokter. (*)

Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved