Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona di Kaltim

UPDATE Virus Corona di Kaltim, PDP Menjadi 70 Orang, Bertambah 5 Orang dari Berau Kukar Samarinda

Penambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) kembali disampaikan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur ( Dinkes Kaltim ).

Editor: Budi Susilo
Kolase TribunKaltim.co / Tribunnews dan Freepik.com
ILUSTRASI - Pandemi Virus Corona. - Penambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) kembali disampaikan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur ( Dinkes Kaltim ). Berbeda dari hari sebelumnya bertambah satu orang, rilis update kasus virus Covid-19 ( Virus Corona ) hari ini ada penambahan 5 PDP di Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) kembali disampaikan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur ( Dinkes Kaltim ).

Berbeda dari hari sebelumnya bertambah satu orang, rilis update kasus virus Covid-19 ( Virus Corona ) hari ini ada penambahan 5 PDP di Kalimantan Timur.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kaltim, Andi M Ishak mengungkapkan, dengan adanya penambahan 5 kasus PDP maka jumlah keseluruhan PDP di Kalimantan Timur sebanyak 70 orang.

“Sebelumnya 65, tambah 5 orang lagi. Jadi semua jumlahnya sebanyak 70 orang,” ujarnya saat menyampaikan keterangan pers di hadapan awak media, pada jumat (27/3/2020), petabg, di Kantor Dinkes Kaltim Jalan Abdul Wahab Syahranie (AWS) Samarinda.

Penambahan kasus PDP terbanyaj, dipaparkan Andi, ada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yakni sebanyak tiga orang.

BACA JUGA:

 Geger Info PDP Covid-19 Kabur, Walikota Rizal Effendi: Pemkot Balikpapan Masih Pastikan Statusnya

 UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 2 Ribu Set Alat Pelindung Diri Mendarat di Base Ops Lanud Dhomber

Selanjutnya, dibeberkan olehnya, penambahan satu orang di Kota Samarinda, dan satu lagi di Kabupaten Berau.

“Tambahan PDP Kukar yang pertama, memiliki riwayat perjalanan ke Bogor, mengikuti pertemuan keagamaan pada akhir Februari lalu. Gejala medis yang dilaporkan demam dan batuk,” paparnya.

Lalu, disebutkan Andi, PDP Baru kedua, pasien diduga melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, Kukar 1. Gejala medis batuk, demam, sesak nafas, diare, dan lemas.

“Kemudian, PDP Baru ketiga, adalah kasus pertama yang dilaporkan oleh tim medis dari RSUD Aji M. Parikesit. Tidak ada riwayat kontak dengan pasien konfirmasi. Gejala medis demam dan batuk.ketigasnya saat ini diisiolasi di RSUD Aji M. Parikesit,” tandasnya.

Sedangkan untuk tanbahan 1 PDP Samarinda, dituturkan Andi, memiliki riwayat perjalanan dari Jogjakarta. Pasien inipun, dikatakan Andi, tidak berhubungan dengan klaster manapun. Gejala medis batuk dan sesak nafas.

“Pasien PDP Samarinda inipun melaporkan secara pribadi ke call center 112 tentang keluhannya. Kemudian, pasien dijemput dan segera diisolasi,” katanya.

BACA JUGA:

 Masjid Al Ikhlas Balikpapan Ini Masih Gelar Sholat Jumat, Jamaah Sudah Semakin Berkurang

 Viral Video Tim Medis China Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Ditjen Imigrasi Ungkap Faktanya

Satu PDP lainnya di Berau, dijelaskan Andi, pasien diduga kontak erat dengan pasien positif virus Corona di Bontang (Klaster KPU).

“Meski tidak ada gangguan medis, karena melakukan kontak dengan pasien positif, maka yang bersangkutan ditetapkan sebagai PDP. Saat ini pasien dirawat di RSUD Abdul Rivai,” jelasnya.

"Untuk rinciannya, total PDP 70 kasus Total negatif, 32 kasus, 11 positif, dan 27 pasien lainnya masih menunggu proses uji lab," lanjutnya.

(Tribunkaltim.co/Purnomo)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved