Anggota DPR RI Dapil Kaltim Kritisi Skema PSBB, Beber Kenapa Ada Aktivitas di Pelabuhan dan Bandara

Anggota DPR RI Dapil Kaltim Kritisi Skema PSBB, Beber Kenapa Ada Aktivitas di Pelabuhan dan Bandara

HO
Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Timur Irwan Fecho. Anggota DPR RI Dapil Kaltim Kritisi Skema PSBB, Beber Kenapa Ada Aktivitas di Pelabuhan dan Bandara 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kaltim Irwan Fecho memberi penjelasan, mengapa bandara, pelabuhan, dan jalan nasional masih beroperasi di tengah pandemi Virus Corona atau covid-19.

Sedangkan warga diminta untuk tetap di rumah.

Politisi Partai Demokrat tersebut juga menyampaikan kritik terhadap Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu Irwan Fecho sampaikan melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunkaltim.co, Senin (6/4/2020), menanggapi viralnya penumpang di Pelabuhan Samarinda yang tiba dari Pare-pare.

Irwan menjelaskan, Permenkes 9/2020 tentang PSBB mengatur bagaimana prosedur permohonan Pemda ke pemerintah pusat jika ingin daerahnya diputuskan sebagai PSBB oleh pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Kesehatan.

Irwan menambahkan, untuk ditetapkan sebagai PSBB, pemerintah daerah harus mengajukan surat permohonan ke pemerintah pusat, melampirkan data peningkatan kasus Virus Corona menurut waktu, buat kurva epidemiology, data dan peta penyebaran.

Selanjutnya, syarat lainnya ialah telah terjadi transmisi lokal, kesiapan daerah, lalu berkoordinasi dengan gugus tugas.

Barulah pengajuan tersebut dibahas oleh tim sebelum dikirim ke Kementerian Kesehatan.

"Bawa ngopi dulu, baru diputuskan," canda Irwan.

Dengan situasi tersebut, Irwan merasa sedih sebab justru membuat virus sempat menyebar luas.

Halaman
12
Penulis: Sapri Maulana
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved