Rabu, 22 April 2026

Virus Corona

TAYANG SEKARANG Live Streaming Mata Najwa 'Berbelit Urus Corona' Langsung di Trans 7

TAYANG SEKARANG Live Streaming Mata Najwa 'Berbelit urus Corona' langsung di Trans 7 .

Trans 7
TAYANG SEKARANG Live Streaming Mata Najwa 'Berbelit urus Corona' langsung di Trans 7 . 

"Enggak ada yang ramai, biasa-biasa aja kok."

 Terbongkar di Mata Najwa, Ini Perlakuan ke Pasien Virus Corona di Ruang Isolasi, Sulit Minta Tolong

Tak hanya dengan Pemrov DKI Jakarta, Luhut Binsar Pandjaitan juga mengklaim hubungannya dengan semua menteri terjalin baik dan kompak.

"Enggak ada yang aneh kok, semua prosedur yang ada kita turuti aja," terang Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kita bekerja dalam sistem, hubungan kami di antara menteri-menteri juga bagus, kompak."

Meskipun begitu, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku menerima semua kritik yang dilayangkan pada pemerintah pusat, terutama soal penanganan Virus Corona.

Ia menjelaskan, tak ada satupun hal yang bisa dilakukan secara sempurna.

"Dengan daerah juga kompak, ada kadang-kadang kritik sana-sini diluruskan," kata Luhut Binsar Pandjaitan.

"Mau sempurna ya enggak bisa lah namanya aja di dunia kok. Jadi enggaka ada yang aneh kalau menurut saya."

 Di Mata Najwa, Jokowi Dengar Desakan Copot Terawan dari Menkes, Pramono Anung Ungkap Sikap Presiden

Terkait hal itu, ia lantas menyinggung berbagai tudingan yang menyebut Jokowi lamban membuat kebijakan untuk menangani Virus Corona.

Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, selama ini presiden sudah mengikuti prosedur yang jelas sebelum mengambil keputusan.

"Orang bilang presiden lambat memerintah, mananya yang lambat?," tanya Luhut Binsar Pandjaitan.

"Proses pengambilan keputusan kan kentara, kita harus dengerin informasi-infomasi dari berbagai pihak sebelum kita membuat keputusan itu untuk memperkecil kemungkinan kesalahan."

Lantas, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut telah belajar dari sejumlah negara soal penanganan Virus Corona sebelum memberikan masukan kepada presiden.

Luhut Binsar Pandjaitan pun membantah jika disebut hanya dirinya yang kerap memberikan masukan kepada Jokowi.

"Kita belajar dari India, kita belajar dari Italia, China, Korea Selatan, Malaysia. Kita belajar semua belajar, kita berikan pandangan kepada presiden," ucapnya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved