Jumat, 10 April 2026

Dengan Mengantongi Botol Sisa Miras Oplosan, Pria di Samarinda Ini Ditemukan Meninggal

Dengan mengantongi botol sisa miras oplosan, pria di Samarinda ini ditemukan meninggal.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI DWI PRASETIYO
Syahrial Bahri alias Yalex (39) ditemukan terbujur kaku tak bernyawa, di Jalan Cipto Mangunkusumo Gang 7 RT 29 Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir Minggu (19/4/2020) hari ini sekira pukul 07.00 Wita. 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Dengan mengantongi botol sisa miras oplosan, pria di Samarinda ini ditemukan meninggal.

Diduga karena seringnya menenggak minuman beralkohol, Syahrial Bahri alias Yalex (39) ditemukan terbujur kaku tak bernyawa, di Jalan Cipto Mangunkusumo Gang 7 RT 29 Kelurahan Sengkotek Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (19/4/2020) hari ini sekira pukul 07.00 Wita.

Saat ditemukan oleh warga sekitar,kondisi korban tertelentang membujur kaku, dan ditemukan botol air mineral bercampur alkohol di saku celana sebelah kanan.

Menurut keterangan saksi Tahmid (53) yang pertama kali menemukan korban sekira pukul 04.00 Wita, terbaring di dalam gang, dengan kondisi mabuk berat.

"Saya lihat, dia terbaring di dalam gang, dia mabuk berat dan memang sudah biasa," ujarnya saat ditemui di TKP kejadian hari ini.

Kemudian lanjut pria paruh baya tersebut, dirinya diberitahukan oleh anak-anak yang hendak mandi ke sungai, sekira pukul 06.00 Wita, telah dalam kondisi tubuh kaku.

"Anak-anak bilang ke saya badan Yalex sudah kaku, tidak bergerak," pungkasnya.

Sementara, Ketua RT 29 H. Amrullah mengatakan sebelum, kejadian melihat korban kondisi muka pucat dan tampak berbeda tak seperti biasanya.

Baca Juga

Tandi Kogoya Anggota KKB yang Tewas Ditembak TNI - Polri, Juga Terlibat Sejumlah Aksi Pembunuhan Ini

Kematian Misterius di Inggris, 5 Orang Tewas di Satu Wilayah dalam 24 Jam, Mendadak & Tanpa Gejala

Satu Lagi, Anggota KKB Papua Pimpinan Lekagak Telenggen Tewas dalam Kontak Senjata dengan TNI-Polri

"Kemarin sore ada minta uang Rp 2000 dan mukanya pucat, ya beda dari biasanya saja," terangnya.

Diketahui korban memang kerap meminta uang, kepada warga sekitar, untuk membeli alkohol yang dioplos dengan air mineral untuk dikonsumsinya.

"Sudah kurang lebih 10 tahun, mengkonsumsi air mineral dengan alkohol, ya itu sehari-harinya," terangnya.

Ditambahkannya, sebelum kejadian ia masih melihat korban lalu lalang di sekitar gang.

"Saya sempat lihat tadi malam, sambil pegang botol berisi alkohol oplosan," pungkasnya.

Saat ini korban telah dievakuasi ke RSUD IA Moeis Samarinda untuk dilakukan proses lebih lanjut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved