Sabtu, 2 Mei 2026

Virus Corona di Berau

APD Berstandar Terbatas, Tenaga Medis Puskesmas Telul Bayur Berau Gunakan Jas Hujan

Sejumlah tenaga medis di Puskesmas Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari jas hujan.

Tayang:
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Tenaga media nampak masih menggunakan jas hujan saat melakukan senam bersama di halaman Puskesmas Teluk Bayur, Berau, Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Sejumlah tenaga medis di Puskesmas Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dari jas hujan.

Hal itu terlihat saat dokter dan perwat serta staf melakukan senam bersama dalam rangka peringatan hari Kartini, Selasa (21/4/2020).

Namun penggunaan jas hujan tersebut bukan berarti APD yang berstandar tidak ada di Puskesmas yang berada di Jl Kandang Muntik, Kecamatan Teluk Bayur itu.

Menurut Kepala Puskesmas Teluk Bayur Suyatno sebelumnya jumlah APD di Puskesmas yang dipimpinnya memang terbatas.

Sehingga penggunaan jas hujan untuk meminimalisir penggunaan APD berstandar, diprioritaskan penggunaannya untuk pasien yang memiliki gejala Virus Corona atau covid-19.

"Memang sedikit APD kita, jadi kita upayakan yang memang benar- benar kasusnya sudah mengarah ke covid-19 baru kita menggunakan APD yang ada," katanya.

Baca Juga

Akibat Wabah Virus Corona, Keberangkatan Calon Jamaah Haji Kukar Belum Ada Kepastian

Viral di WhatApp, Mesin ATM Tempat Tertinggi Penularan Virus Corona, Penjelasan IDI & Langkah Aman

NEWS VIDEO Intip Suasana Dapur Umum Polres Berau di Tengah Pandemi Virus Corona

"Dan juga kita prioritaskan untuk berjaga-jaga jika ada pasien yang dirujuk ke rumah sakit. Kalau kita pakai tiap hari APD berstandar itu jumlah tak cukup karena yang kita miliki masih sedikit," jelasnya.

Dengan bertambahnya APD yang ada Suyatno mengatakan, akan melakukan avaluasi penggunaan jas hujan saat memeriksa pasien.

"Bertambahnya APD, saya kira perlu kami evaluasi bahwa jas hujan perlu disingkirkan dan kita gunakan APD yang standar itu," tuturnya.

Ditempat yang sama wakil Bupati Berau Agus Tantomo menyebutkan jumlah APD yang ada di Bumi Batiwakkal ini cukup banyak.

Sehingga penggunaan jas hujan yang tak berstandar dapat ditinggalkan dan menggunakan APD yang sesuai standar penanganan covid-19.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved