Rabu, 20 Mei 2026

Virus Corona

Usai Kerja Bakti dan Jenguk Tetangga yang Sakit Warga 2 Desa di Sleman Terpaksa Isolasi Mandiri

sebelumnya banyak warga desa yang telah melakukan kontak dengan pasien bersangkutan

Tayang:
Freepik.com
Ilustrasi - Usai Kerja Bakti dan Jenguk Tetangga yang Sakit Warga 2 Desa di Sleman Terpaksa Isolasi Mandiri 

Selang beberapa hari muncul gejala COVID-19 berupa batuk.

Yang bersangkutan pun sempat mondok namun oleh rumah sakit diperbolehkan pulang.

Setelah empat hari di rumah, yang bersangkutan baru dikabari kalau positif.

"Jadi sebelum dinyatakan positif sempat dijenguk oleh warga. Kemarin yang kontak sama pasien itu itu didata totalnya 38 orang," bebernya.

Joni menjelaskan bahwa hari ini, 38 warga yang sempat kontak dengan pasien positif Covid-19 telah menjalani rapid tes.

"Hasilnya ini tadi dari pihak Puskesmas secara umum tidak ada yang mengkhawatirkan tapi tetap masih dalam evaluasi dan pemantauan Puskesmas. Warga juga diminta isolasi di rumah selama 14 hari," ungkapnya.

Rencananya rapid test akan dilakukan dua kali. Dan untuk jadwal selanjutnya masih menunggu perkembangan dari Puskesmas.

Hasil Negatif

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo, membenarkan bahwa ada dua kelompok warga yang menjalani rapid test.

Untuk kasus di Dusun Jetis, Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Joko mengatakan bahwa saat ini warga menjalani isolasi mandiri dengan diawasi oleh Puskesmas Ngemplak II.

Ia menjelaskan, untuk rapid test pertama hasilnya negatif dan saat ini pihaknya masih menunggu hasil rapid test yang kedua.

Ia juga mengungkapkan bahwa pasien berinisial L diduga terpapar Covid-19 usai perjalanan dari zona merah.

"Kalau tidak salah yang bersangkutan pernah perjalanan ke Jakarta atau Bogor," terangnya.

Sementara di Dusun Yapah, Desa Sukoharjo, Ngaglik juga dilakukan rapid test yang pertama.

Joko mengungkapkan pasien yang positif di dusun Yapah diduga terpapar Covid-19, setelah dijenguk oleh orang yang berasal dari luar daerah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved