Virus Corona di PPU
Antisipasi Transmisi Lokal di Penajam Paser Utara, Rumah Eks Itjima Dunia Diberi Tanda Stiker
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( Pemkab PPU ) akan memberikan penanda berupa tempelan atau stiker di rumah para pelaku perjalanan Gowa.
Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( Pemkab PPU ) akan memberikan penanda berupa tempelan atau stiker di rumah para pelaku perjalanan Gowa yang terdata sebagai langkah antisipasi meluasnya penyebaran covid-19 secara transmisi lokal di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris daerah Penajam Paser Utara, Tohar kepada TribunKaltim.co pada Kamis, (23/4/2020).
Dikatakan Tohar, langkah tersebut dilakukan karena sudah adanya muncul satu transmisi lokal yang tertular dari pasien positif covid-19 dari kluster Ijtima Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan.
Oleh karena itu ucap dia, pemkab Penajam Paser Utara akan memberikan tanda khusus berupa stiker bagi warga pelaku perjalanan ke Kabupaten Gowa.
BACA JUGA:
• Pandemi Corona, Dinkes Kutim Berharap Tidak Ada Transmisi Lokal di Kutai Timur
• Soal Sembako Gratis, Wabup PPU Minta RT Hingga Lurah dan Kades Tidak Minta Pungutan ke Warga
• Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Bantu Warga yang Dikarantina di BKPSDM Bulungan
"Kasus transmisi lokal ini perlu menjadi perhatian agar penularan virus corona agar tidak semakin meluas," ujarnya.
Ia menerangkan, dalam stiker tersebut bertuliskan sebuah kata, yakni dalam pengawasan dan pemerintah sudah menargetkan sekitar 32 rumah warga kluster Gowa, Sulawesi Selatan.
“Pemasangan itu akan dipimpin Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam,” tuturnya.
BACA JUGA:
• Pengetatan Sosial Diterapkan, Kualitas Udara di Balikpapan Nomor 1 Terbaik dari 39 Kota di Indonesia
• Pasien Pertama Positif Corona di Berau Kondisi Membaik, Tiga Masih Mengalami Keluhan
Tohar menambahkan, pemasangan tanda berupa stiker di rumah warga yang merupakan pelaku perjalanan kluster Gowa tersebut bertujuan agar warga tersebut dapat mengisolasi dirinya secara mandiri di rumah masing-masing.
“Selain untuk diketahui warga, itu juga agar mereka dapat mengisolasi dirinya secara mandiri,” pungkasnya.
IKUTI >> Update Virus Corona
IKUTI >> Update Virus Corona di PPU
( TribunKaltim.co/Aris )
