Kaltim Prima Coal

KPC Terus Bersinergi Lawan COVID-19, Terapkan Kontrol Ketat di Internal Perusahaan

Salah satunya berupa bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada RSUD Kudungga, meal box tim lapangan di Posko Gugus Tugas COVID-19 dan 8000 unit alat

HO - Humas KPC
Superintendent Community Development BCRD menyatakan, kegiatan KPC di Bengalon mengikuti arahan Posko Satgas Penanganan COVID-19. Antara lain, menyediaan materi kampanye berupa poster, booklet dan spanduk, dukungan bahan bakar untuk tim penyemprot desinfektan serta bahan baku desinfektan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Perang melawan COVID-19, gencar dilakukan di berbagai daerah di Kabupaten Kutai Timur, tak terkecuali di Kecamatan Bengalon. Di Bengalon, Pemerintah Kecamatan membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Melalui Departemen Bengalon Community Relation and Development (BCRD), KPC terlibat aktif mengkampanyekan social distancing dan physical distancing, serta memberikan dukungan materil kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kecamatan Bengalon.

Denny Pratama, Superintendent Community Development BCRD menyatakan, kegiatan KPC di Bengalon mengikuti arahan Posko Satgas Penanganan COVID-19. Antara lain, menyediaan materi kampanye berupa poster, booklet dan spanduk, dukungan bahan bakar untuk tim penyemprot desinfektan serta bahan baku desinfektan.

BREAKING NEWS, Tarakan Lakukan Uji Coba PSBB Mulai Hari Ini

Siap-siap SKB CPNS Digelar Dadakan, Instansi Akhirnya Mulai Buka Suara, Usul Ditiadakan Saja Mencuat

Tak Bersua Karena Virus Corona, 50 Ucapan Selamat Ramadan 1441 H, Share di WhatsApp, IG, FB, Twitter

Prabowo Sebut Jokowi Selalu Berjuang Demi Kepentingan Rakyat, Ini Permintaannya pada Kader Gerindra

Dukungan lainnya menurut Denny, berupa perlengkapan tim lapangan, seperti 50 unit jas hujan, 20 unit kaca mata safety, bantuan meal box dan bantuan 500 buah masker kain untuk relawan dan anggota tim medis di Satgas COVID-19, serta masyarakat umum Kecamatan Bengalon. “Kolaborasi ini terus kita giatkan agar perang melawan COVID-19 lebih terarah. Mudah-mudah dampaknya langsung dirasakan masyarakat Bengalon,” kata Denny.

Terpisah drg Agus Santoso, Koordinator Lapangan Crisis Center Penanganan COVID-19 Kecamatan Bengalon, menyampaikan apresiasi atas peran KPC selama ini. “Selama ini sinergi dengan KPC sudah cukup membantu, terutama keperluan logistic tim Satgas, baik berupa alat-alat edukasi, promosi kesehatan, maupun APD serta dukungan lain yang sifatnya memperlancar kegiatan Satgas di Bengalon,” kata Agus.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan menambahkan, KPC terus bersinergi dengan pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini. Salah satunya berupa bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada RSUD Kudungga, meal box tim lapangan di Posko Gugus Tugas COVID-19 dan 8000 unit alat Rapid Test yang masih dalam proses pembelian.

Superintendent  Community Development  BCRD menyatakan, kegiatan KPC di Bengalon mengikuti arahan Posko Satgas Penanganan COVID-19. Antara lain, menyediaan materi kampanye berupa poster, booklet dan spanduk, dukungan bahan bakar untuk tim penyemprot desinfektan serta bahan baku desinfektan.
Superintendent Community Development BCRD menyatakan, kegiatan KPC di Bengalon mengikuti arahan Posko Satgas Penanganan COVID-19. Antara lain, menyediaan materi kampanye berupa poster, booklet dan spanduk, dukungan bahan bakar untuk tim penyemprot desinfektan serta bahan baku desinfektan. (HO - Humas KPC)

Sementara terkait anjuran pemerintah agar sementara waktu karyawan perusahaan tidak keluar masuk ke wilayah Kutai Timur, Wawan menyatakan telah memberlakukan aturan tersebut sejak awal April lalu. “KPC sudah memberlakukan aturan tidak keluar masuk Kutai Timur sejak awal April lalu. Kami sangat mendukung anjuran pemerintah tersebut,” kata Wawan.

Adapun yang terpaksa dan medesak harus keluar dan masuk ke wilayah Kutai Timur, menurut General Manager Human Resources (GM HR) Khudori, perusahaan memberlakukan protokol isolasi mandiri yang sangat ketat. KPC telah menyediakan 50 kamar isolasi mandiri di kawasan Tanjung Bara, Sangattta. “Kalau ada yang terpaksa keluar atau masuk Kutai Timur, kami lakukan isolasi dan telah menyiapkan 50 kamar di Tanjung Bara,” kata Khudori.

Selain hal tersebut, Khudori menambahkan, pihaknya melakukan kontrol ketat di lingkungan perusahaan, sesuai protokol medis penanganan wabah COVID-19. Antara lain, perubahan jadwal kerja karyawan, Work From Home, jaga jarak di bus dan halte, pengukuran suhu tubuh tiap hari, penyediaan fasilitas cuci tangan di banyak tempat, pembagian masker dan hand sanitizer kepada karyawan dan kampanye melalui berbagai media. “Perusahaan juga mendorong Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menyediakan respon medic yang tanggap dalam situasi pamdemik COVID-19 ini,” kata Khudori.(*)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved