12 Positif Corona di Kaltim
Masyarakat Harus Saling Melindungi untuk Cegah Penyebaran Virus Corona di Kaltim
Semakin hari kasus terkonfirmasi positif Virus Corona atau covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) terus bertambah.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM.CO,SAMARINDA - Semakin hari kasus terkonfirmasi positif Virus Corona atau covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) terus bertambah. Hari ini saja, Sabtu (25/4/2020) ada penambahan 12 kasus sehingga totalnya ada 97 kasus di Kaltim.
Banyaknya penambahan tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak menyebutkan, kekuatan terbesar untuk mengurangi penyebaran wabah tersebut ada di masyarakat sendiri dan tim gugus tugas.
"Kekuatan terbesar kita ada di masyarakat itu sendiri. Jadi memang kedisiplinan dan komitmen yang tinggi sebagai masyarakat menjadi kunci untuk keberhasilan melaksanakan physical distancing maupun sosial distancing," ucap Andi melalui video coference pers, pada Sabtu (25/4/2020).
Ia mengaku untuk pelarangan masyarakat yang masih ngeyel, belum bisa dilakukan penegasan, karena di Kaltim belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan juga tidak karantina wilayah.
Baca Juga
Sempat jadi Harapan, Remdesivir Gagal Obati Pasien Corona dengan Kondisi Parah
Bisa Dikunjungi saat Pandemi Virus Corona Berakhir, Ini Rekomendasi 10 Tempat Wisata Menakjubkan
Puasa Ramadhan saat Virus Corona, Bonek Dapat Pesan Khusus dari Pemain Persebaya Surabaya
"Dan harusnya memang apabila sudah ditetapkan ODP ataupun PDP ringan yang bersangkutan harus melakukan isolasi mandiri di rumah atau di tempat karantina yang disediakan pemerintah," ucapnya.
Ia menambahkan, ini merupakan peranan dari masyarakat agar bisa saling mengawasi dan melindungi. Karena tidak bisa dari tim medis semua yang melindungi.
Serta peran dari tim gugus tugas kabupaten/kota juga menjadi sangat penting untuk bisa menggerakkan sampai ke tingkat paling bawah.
"Untuk sama-sama menjaga dan melakukan pemantauan dan perlindungan," ucapnya. (*)
Baca Juga
Kabar Gembira dari Jokowi, Virus Corona Indonesia Reda di Juli, Puncak Akhir Mei, Begini Analisanya
Sebenarnya Siapa Sumber Wabah Virus Corona? Begini Fakta-fakta Penelusuran Pasien Nol Covid-19
Konser Amal Dari Rumah Rhoma Irama & Kompas TV Sabtu 25 April 2020, Ayo Berkontribusi Peduli Corona
IKUTI >> Update Virus Corona
IKUTI >> Update Virus Corona di Kaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/andi-m-ishak-plt-kepala-dinas-kesehatan-kalimantan-timur-01.jpg)