Virus Corona di Kubar
Sebelum Meninggal, PDP asal Kota Bogor Mengaku Sesak Nafas saat Ditangani di RSUD HIS Kubar
Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kutai Barat, Kalimantan Timur meninggal dunia, Senin (27/4/2020) dini hari.
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR -Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kutai Barat, Kalimantan Timur meninggal dunia, Senin (27/4/2020) dini hari.
Sebelum meninggal dunia, pria yang berusia 55 tahun asal Kota Bogor tersebut sempat dirawat di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS), Kutai Barat.
Sebelum meninggal, ia datang ke RSUD HIS sekitar pukul 24.00 dini hari, Senin (27/4/2020), karena mengeluh sesak napas.
Selain itu, menuru keterangan pasien sebelum meninggal, ia juga merupakan pelaku perjalanan dari Kota Bogor, yang merupakan daerah terpapar Virus Corona atau covid-19.
"Setelah melihat dan mendiagnosa pasien, kita tetapkan dia PDP covid-19," tegas Direktur RSUD HIS, dr Akbar, Senin (27/4/2020) pukul 14.30 Wita.
Dokter Akbar menjelaskan sebelumke RSUD HIS yang bersangkutan sempat mendatangi klinik Santa Familia atau Balai Pengobatan (BP) Santa Familia, di Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat.
Baca Juga
Kabar Mengejutkan, Dokter Beber Pasien Sembuh Virus Corona Bisa Tularkan covid-19, Sebabnya Sepele
Penelitian Singapura Ungkap Kapan Virus Corona di Indonesia Berakhir, Bukan Seperti Perkiraan Jokowi
Terbaru! Prediksi Corona Berakhir 100 Persen di Berbagai Negara Termasuk Indonesia, Malaysia 6 Juli
"Selanjutnya dia ke RSUD HIS," ujarnya.
Namun lanjut Akbar, setelah mendapat perawatan saat tiba di RSUD HIS Kubar, kondisinya semakin menurun.
"Pada pukul 01.00 dini hari, pasien tersebut meninggal dunia," ujarnya.
Selanjutnya, kata dr Akbar, petugas medis langsung melakukan persiapan pemakaman terhadap almarhum.
Berhubung almarhum bukan warga Kubar, proses persetujuan diwakili oleh temannya yang telah mendapat persetujuan dari keluarga almarhum.
"Proses pemakaman sesuai protokol yang telah ditentukan oleh pemerintah. Kita lakukan pada pukul 07.00 pagi tadi," tandasnya.
Pasien Asal Kota Bogor
Berita sebelumnya yang tayang di TribunKaltim.co, seorang Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) Virus Corona atau covid-19 , dikabarkan meninggal dunia di RSUD HIS Kubar, Kalimantan Timur, Senin (27/4/2020) dini hari tadi.
Hal itu dibenarkan Direktur RSUD HIS Kubar, dr Akbar, saat di konfirmasi pukul 09.30 Wita tadi.
Dia menuturkan pasien tersebut masuk dalam kategori PDP.
Sebab ia masuk ke RSUD HIS dengan keluhan sesak napas dan ia merupakan pelaku perjalanan dari Kota Bogor.
"Dia masuk kategori PDP," tegas dr Akbar kepada TribunKaltim.co.
Akbar menjelaskan, pasien asal Kota Bogor berusia 55 tahun ini berjenis kelamin laki- laki, masuk RSUD HIS pukul 00.00 atau jam 12 malam tadi dengan keluhan sesak nafas.
"Yang bersangkutan mengakui bahwa dia merupakan pelaku perjalanan dari Kota Bogor, yang merupakan daerah terpapar Virus Corona di Indonesia," jelasnya.
Usai mendengar pengakuan dan melihat riwayat penyakit yang dideritanya, kata Akbar, tim medis langsung menetapkan pasien itu sebagai PDP covid-19.
Namun pada pagi dini hari tadi pasien tersebut meninggal dunia.
"Kita langsung makamkan paginya, sesuai dengan protokol kesehatan,. Sebab yang bersangkutan merupakan pasien PDP," tandasnya.
Pemakaman Pakai Protap Covid-19
Sementara itu, Direktur RSUD HIS Kutai Barat ( Kubar ), Kalimantan Timur, dr Akbar pada Senin (27/4/2020) pukul 11.30 Wita, menegaskan. Jika proses pemakaman yang dilakukan terhadap pasien PDP yang meninggal dunia di RSUD HIS Kubar dini hari tadi sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditapkan oleh pemerintah.
Kata dia, dalam proses pemakamannya, semua petugas menggunakan atribut APD. Begitu juga terhadap jenazah, juga mendapat perlakuan yang sama sesuai dengan protokol yang telah ditentukan.
"Jenazah telah kita makamkan sekitar pukul 07.00 Wita pagi tadi," tegasnya kepada TribunKaltim.co.
Sebelum proses pemakaman yang dilakukan terhadap jenazah. Tim medis sebelumnya telah mendapat persetujuan teman kerja almarhum yang mewakili pihak keluarga
"Yang diwakilkan oleh kerabat yang sekaligus mewakili keluarga Almarhum," jelasnya di Kubar.
Usai mendapat persetujuan, tentu kata Akbar, pihaknya langsung melakukan proses pemakaman sekitar pukul 06.00 Wita. (*)
Baca Juga
Bos ILC Karni Ilyas Puji Kebijakan Pemerintah Jokowi Hadapi Virus Corona, Beberkan Bahaya Lockdown
Update Corona di Kukar Hari Ini, PDP Kembali Meningkat. Kluster Gowa Menjadi Perhatian
Gejala Terbaru Virus Corona Pada Anak, Waspada Bila Alami Nyeri Perut, Muntah, Diare dan Tanda Ini
IKUTI >> Update Virus Corona
IKUTI >> Update Virus Corona di Kubar