Positif Corona di Tarakan Tambah 2
Pasien S di Tarakan Sempat Lakukan Rapid Test 2 Kali, Hasil Negatif
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan kembali menerima 2 hasil Swab yang menunjukkan positif Covid-19.
Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan kembali menerima 2 hasil Swab yang menunjukkan positif Covid-19.
Salah satunya hasil swab dari Pasien positif Covid-19 No. 34 yakni S ( 44 ) merupakan warga kelurahan Mamburungan.
Diketahui sebelumnya bahwa pasien S sempat melakukan rapid test sebanyak 2 kali. Dari hasil rapid test tersebut, menunjukkan bahwa pasien S negatif Covid-19.
"Dia sebelumnya kita lakukan rapid tes 2 kali dan hasilnya negatif dua-duanya," ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti, Senin (4/5/20).
Meskipun mendapatkan hasil negatif dari 2 kali rapid testnya, dirinya tetap harus melakukan pemeriksaan swab, lantaran batuk yang dideritanya tak kunjung sembuh.
"Karena batuknya ndak sembuh-sembuh, akhirnya kita lakukan rapid test dan didapatkan hasil bahwa dia positif Covid-19," ungkap dr. Devi.
• Keluarga di Tarakan Minta Pindahkan Makam PDP yang Meninggal Dengan Hasil Swab Negatif
• Empat PDP di Tarakan Meninggal Dunia, Tiga Masih Tunggu Hasil Swab
• Dua PDP di Tarakan Meninggal Dunia, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Enggan Sebutkan Penyakitnya
Tak Ada Riwayat Perjalanan
Seperti tak ada habisnya penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Tarakan, hingga saat ini tercatat sebanyak 34 kasus positif Covid-19.
Hari ini, Senin (4/5/2020) terjadi penambahan 2 kasus positif Covid-19. Adapun indentitas dari kedua pasien baru tersebut yakni
1. Pasien positif Covid-19 No. 33 berinisial MI ( 24 ) seorang Laki-Laki, warga Kelurahan Mamburungan. Dia merupakan santri pondok pesantren Temboro Magetan Jawa Timur.
2. Pasien positif Covid-19 No. 34 berinisial S ( 44 ), seorang Perempuan, warga Kelurahan Mamburungan.
Melalui dr Devi Ika Indriarti, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, diketahui pasien S tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar Kota Tarakan.
Meskipun demikian, dirinya memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya yang merupakan cluster Gowa. "Iya, dia punya kontak erat sama pasien positif Covid-19 cluster Gowa sebelumnya. Satu rumah dengan pasien dari cluster Gowa itu," ujar dr. Devi, Senin (4/5/2020)
IKUTI >> Update Virus Corona
IKUTI >> Update Virus Corona di Tarakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/02-juru-bicara-gugus-tugas-covid-19-tarakan-dr-devi-ika-indriarti.jpg)