Virus Corona di Samarinda
26 Anggota DPRD Samarinda Ikuti Rapid Test, Gunakan Alat Baru Imunofluoresensi
26 anggota DPRD Samarinda menjalani rapid test di Rumah Sakit Darurat Karantina di gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalimantan Timur
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUN KALTIM. CO, SAMARINDA - 26 anggota DPRD Samarinda menjalani rapid test di Rumah Sakit Darurat Karantina di gedung Balai Pelatihan Kesehatan atau Bapelkes Kaltim menggunakan alat tes cepat Imunofluoresensi.
Perihal tersebut disampaikan langsung oleh dr Osa Rafshodia Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan atau Dinkes Samarinda, saat dihubungi Tribunkaltim.co, pada Selasa (5/5/2020).
"Iya ada 26 anggota dewan yang dilakukan rapid test, itu dilakukan pada Senin 4 Mei 2020, untuk hari ini tidak ada dilakukan, ucapnya.
Saat ditanya Tribunkaltim.co, mengapa anggota DPRD Samarinda dilakukan rapid test? Apakah ada riwayat kontak? Dr Osa Sapaannya menjawab rapid tes tersebut dilakukan secara bertahap.
• Kasus Corona Bertambah di Kaltara, Gubernur Irianto Instruksikan Rapid Test Massal Masyarakat
• DPRD Kukar Meminta Pemkab Kukar Segerakan Rapid Test Massal. Berikut Alasannya
• Pasien S di Tarakan Sempat Lakukan Rapid Test 2 Kali, Hasil Negatif
"Nanti kita lakukan di Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas tenaga kesehatannya, nanti ada kesempatan wartawan nanti diundang. Jadi bertahap," ucapnya.
Sementara itu di tempat berbeda Pelaksana Tugas ( Plt ) Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Samarinda, Ismed Kusasih mengatakan hasil tes untuk seluruh Anggota DPRD Samarinda yang hadir menunjukkan hasil tesnya non reaktif atau negatif. "Belum semua yang hadir, yang sudah dites semuanya negatif," terang Ismed melalui pesan singkat di group. Pada Senin (4/5/2020). (m14)
IKUTI >> Update Virus Corona
IKUTI >> Update Virus Corona di Samarinda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/berpotensi-psbb.jpg)