Berita DPRD Kalimantan Timur

Tersisa 32 Orang, Dewan Segera Lakukan Fit and Proper Test Calon Anggota Komisi Informasi Kaltim

Setelah tahap seleksi dari timsel selesai, calon komisioner selanjutnya akan dibahas di DPRD Kaltim, dalam hal ini Komisi I.

HUMAS DPRD KALTIM
SELEKSI KI - Komisi I DPRD Kaltim melakukan rapat bersama dengan tim seleksi Komisi Informasi (KI) Kaltim membahas progres seleksi calon komisioner dan hal-hal penting lainnya, Selasa (5/5/2020). 

SAMARINDA - Proses seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Kaltim terus berlanjut. Saat ini, tim seleksi menyampaikan, dari 52 peserta yang mendaftar, tersisa 30 orang yang akan mengikuti tahapn wawancara dan psikotes.

Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan tim seleksi dan Diskominfo Kaltim, Selasa (5/5/2020).

Diterangkan Jahidin, meski masa jabatan KI Provinsi Kaltim saat ini masa kerjanya diperpanjang hingga Agustus 2020 karena kasus pandemi covid-19, proses seleksi akan tetap dioptimalkan.

"Seharusnya, KI ini berakhir 30 Mei. Mengingat kondisi saat ini, pemerintah daerah memberikan kebijakan dengan memperpanjang masa kerja meraka, sembari menunggu proses seleksi untuk KI priode mendatang," ujarnya.

Selama masa proses seleksi, Politikus PKB ini berharap, yang lolos hingga tahap akhir harus berdasarkan kemampuan peserta. Jangan ada interfensi, titipan, rekan, teman atau semacamnya.

"Jadi, yang berhak untuk lulus, itu kita luluskan. Kita sama-sama menjaga kredibilats semua panitia yang sudah kerja dari awal," tegas Jahidin.

Setelah tahap seleksi dari timsel selesai, calon komisioner selanjutnya akan dibahas di DPRD Kaltim, dalam hal ini Komisi I.

"Data peserta yang lolos seleksi akan diserahkan timsel kepada DPRD, untuk dilakukan fit and propertes. Selanjutnya, ada 10 orang yang akan dinyatakan lulus. Masing-masing, lima orang komisioner, dan lima lainnya cadangan," sebut Jahidin.

Sementara itu, dengan adanya perpanjangan tiga bulan masa jabatan komisioner saat ini, dan mengenai masa jabatan komisioner periode selanjutnya. Komisi I mengaku masih akan dibahas dalam rapat bersama Biro Hukum Prov Kaltim.

"Masa jabatan untuk komisioner baru, apakah terhitung dari saat dilantik atau saat berakhirnya masa jabatan komisioner sebelumnya. Itu akan kita koordinasikan dulu. Kalau bisa jangan sampai masa bakti anggota KI yang baru terpotong, jadi SK mereka terhitung sejak dilantik. Harsunya seperti itu," pungkas Jahidin. (adv/hms6)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved