Berita Pemkab Mahakam Ulu

Perlu Ketelitian Data, Sekda Mahulu Ingatkan Penyaluran Bansos Terdampak Corona Tepat Sasaran

Dikatakan, data yang tidak akurat dapat mengakibatkan bantuan yang disalurkan pemerintah menjadi tidak tepat sasaran.

HUMASKAB MAHULU
PELEPASAN - Pj Seda Mahakam Ulu Dr Stepahanus Madang mengalungkan ID Card kepada salah seorang anggota tim saat pelepasan 23 Tim yang diterjunkan Pemkab Mahulu untuk melakukan verifikasi para penerima bantuan warga terdampak Corona. Pelepasan dilakukan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang. Rabu (6/5/2020). 

UJOH BILANG - Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh melalui Pj Sekdakab Mahulu Stepahnus Madang mengatakan, diperlukan akurasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) penerima bantuan sosial warga yang terdampak Corona di wilayah Mahulu.

Ia mengingatkan, data yang tidak akurat akan membuat penyaluran bansos menjadi tidak tepat sasaran. Oleh karena ia meminta seluruh aparat untuk lebih teliti, cermat dan hati-hati mendata warga di 50 kampung di Mahulu yang terdampak.

"Perlu kehati-hatian, perlu kecermatan dan ketelitian di dalam pendataan, karena kita menghindari yang namanya bias data, tidak tepat sasaran itu kata kuncinya," ucap Stepahanus Madang dalam acara pelepasan Tim Verifikasi Data Penduduk terdampak Covid - 19 di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang. Rabu (6/5/2020).

Dikatakan, data yang tidak akurat dapat mengakibatkan bantuan yang disalurkan pemerintah menjadi tidak tepat sasaran.

"Formatnya sudah ada, jadi di jalankan secara cermat, secara teliti dan sabar, supaya data yang kita peroleh informasi yang kita cari betul-betul valid dan bisa di pertanggung jawabkan,"ujarnya.

Sejalan dengan itu, disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas Ir. Dodit Agus Riyono,MP, melalui akurasi data, Pemkab Mahakam Ulu dapat menjangkau bansos tersalurkan kepada semua masyarakat yang terdampak Covid - 19.

"Karena fungsinya menjamin keadilan, tentu kita harus memberikan/mempunyai data yang betul-betul valid dan benar,"ujar Asisten I.

Dodit Agus Riyono berpesan agar tim verifikasi data melakukan evaluasi harian di lapangan, melakukan pengecekan ulang hasil pendataan untuk menjamin keakuratan data.

"Peran dari teman-teman kordinator tim itu penting sekali, saya minta setiap hari harus ada evaluasi, jadi selalu memperbaiki data dan di update untuk di rekap," tandasnya. (adv/HMS11/td).

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved