Rabu, 6 Mei 2026

Liga 1

Bukan Ezechiel Ndouassel, Tapi Pemain Naturalisasi Ini yang Pegang Rekor Hattrick di Persib Bandung

Dari mulai era perserikatan sampai Liga 1 sekarang banyak nama-nama besar striker yang pernah berseragam Persib Bandung.

Tayang:
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Bukan Ezechiel Ndouassel, Tapi Pemain Naturalisasi Ini yang Pegang Rekor Hatrick di Persib Bandung 

TRIBUNKALTIM.CO - Tim Persib Bandung dikenal seringkali disinggahi oleh striker-stiker papan atas.

Dari mulai era perserikatan sampai Liga 1 sekarang banyak nama-nama besar striker yang pernah berseragam Persib Bandung.

Dari sejumlah nama tersebut bebrapa diantaranya mencatatkan hattrick bersama Persib Bandung   

Namun ada satu nama striker yang sampai hari ini rekor hatricknya belum terpecahkan  

Cristian Gonzales atau El Loco memiliki catatan hattrick terbanyak bersama Persib Bandung yang hingga saat ini belum terpecahkan.

Rekor hatrrick yang dicetak oleh Gonzales bahkan mengalahkan pemain lokal yang pernah menghuni skuat tim asal Kota Kembang tersebut.

 6 Kakak Beradik Ini Pernah Sama--sama Membela Persib Bandung, Ada yang Jadi Legenda

 Pemain Idola Bonek di Persija Ini ungkap Kebanggaan Berseragam Timnas Indonesia, Marc Klok Menyusul?

Bukan menjadi rahasia lagi, suami dari Eva Gonzales itu memang terkenal sebagai striker yang oportunis.

Meskipun memiliki perawakan yang gempal, namun kemampuanya dalam memanfaatkan peluang tak perlu diragukan kembali.

Memiliki kekuatan pada kaki kirinya membuat Gonzales memiliki deretan prestasi yang tak perlu kembali dipertanyakan dalam kompetisi di Indonesia.

Satu diantaranya ialah jumlah lesakan tiga golnya bersama Persib Bandung.

Berdasarkan data yang dirangkum dari laman resmi Persib, para pencetak tiga gol dalam satu laga ini mayoritas ternyata pemain lokal.

Hanya dua pemain asing dan dua pemain naturalisasi yang pernah mengukir hattrick bersama Persib.

Di antara nama-nama striker subur Persib Bandung, Gonzales masih menjadi pemain yang paling sering mencetak tiga gol.

Pemain yang dijuluki El Loco ini membukukan rekor lima kali hattrick dan prestasi ini belum terpecahkan hingga musim 2020.

Pemain naturalisasi asal Uruguay ini mengemas tiga gol saat Persib bersua dengan Deltras Sidoarjo (2009), Persema Malang (2010), Persita Tangerang (2010), Persipasi Bekasi (Piala Indonesia 2010), dan Bontang FC (Piala Indonesia 2010).

Pemain Arema FC Cristian Gonzales merayakan gol dalam Final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/3/2017). Arema FC berhasil menjuarai Piala Presiden 2017 setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC dengan skor 5-1.
Cristian Gonzales . (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Selain Gonzales, pemain lain yang mencetak hattrick bersama PERSIB adalah Dedi Sutendi.

Ia berhasil mencetak dua kali hattrick.

Tepatnya saat Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta 4-0 pada 1979, dan yang kedua dia ciptakan ke gawang Gasko Kolaka saat Kejurnas PSSI 1975.

 Eks Kapten Arema FC Lempar Kode ke Persib, Nyaris Tinggalkan Persija demi Klub Kebanggaan Bobotoh

Pencetak hattrick lainnya adalah Sutiono Lamso.

Dari total 70 gol yang diciptakannya bersama Pangeran Biru, sembilan di antaranya tercipta melalui hattrick.

Tiga hattrick Sutiono tercipta saat melawan Arseto Solo (Piala Utama II 1992), Persiraja Banda Aceh (Perserikatan 1993/1994), dan Warna Agung (Liga Indonesia 1994).

Pemain lainnya adalah Ajat Sudrajat.

Selama bersama tim yang berjuluk Pangeran Biru itu, ia pun mencetak tiga kali hattrick.

Masing-masing saat mengalahkan PSP Padang (1983), PSP Padang (1983), dan Persipura (1985).

Pemain pencetak hattrick berikutnya adalah Ekine Ikenwa pada musim 2005/2006.

Pemain asal Nigeria ini mencetak dua kali hattrick, sekali quattrick (empat gol).

Hattrick pertama ia ciptakan ke gawang Deltras Sidoarjo (2005), kemudian ke gawang Semen Padang (2005), dan quattrick ke gawang PSDS (Liga Indonesia 2006).

Setelah itu terdapat pemain lainnya, yakni Zulham Zamrun.

Pemain asal Ternate ini mampu mencetak tiga gol pada ajang Piala Presiden 2015 saat mengalahkan Martapura FC dengan skor 4-0.

 Pengakuan Marko Simic Bebas dari Tekanan The Jak Mania hingga Ingin Pensiun di Persija Jakarta

Pemain lainnya adalah, Raphael Maitimo.

Pemain naturalisasi asal Belanda ini membuat hattrick saat Persib menjamu Persegres Gresik United di Liga 1 2017.

Yang terbaru adalah Ezechiel N'douassel yang membuat dua kali hattrick.

Pertama saat Piala Indonesia 2019 saat menghadapi Persiwa.

Yang kedua adalah saat laga pamungkas Liga 1 2019 kontra PSM Makassar di mana ia memborong empat gol.

Daftar pemain asing Persib Bandung dari musim ke musim

Klub Persib Bandung dikenal sebagai tim yang seringkali berganti-ganti pemain asing.

Setiap musimnya pemain asing silih berganti masuk dan Keluar di tim Persib Bandung.

Namun dalam sejarahnya ternyata tradisi memakai jasa pemain asing di Persib Bandung baru dimulai 9 musim usai Liga Indonesia pertama kali digulirkan 

Dalam sejarahnya, Persib Bandung pernah menjadi klub yang paling konsisten menggunakan pemain lokal dalam komposisi skuatnya.

Tak ada pemain asing yang digunakan Maung Bandung hingga musim 2003.

Padahal sebenarnya Liga Indonesia sejak tahun 1994/1995 sudah memperbolehkan klub menggunakan pemain asing, tetapi Persib Bandung baru memulai 2003.

Tentu dengan semakin majunya persepak bolaan Indonesia, tim berjulukan Maung Bandung itu tak bisa selamanya menggunkan pemain lokal 100 persen.

Apalagi menjadi salah satu klub besar seperti Persib yang turut berkompetisi di liga teratas Indonesia.

Sehingga akhirnya pada musim 2003, tim kebangaan warga Bandung itu akhirnya tergiur untuk mendatangkan pemain asing pertamanya.

Di saat klub-klub besar seperti Persebaya ataupun Persija telah lebih dulu menggunakan jasa pemain asing.

Persib memulai perjalanan musim 2003 dengan mendatangkan tiga pemain asing asal Polandia pada awal musim.

Tiga pemain asing yang pertama kali didatangkan Persib pada 2003 diantaranya, Maciej Dolega, Piotr Orlinski, dan Mariusz Mucharski.

Namun, didatangkannya tiga pemain tersebut, bukannya membawa Persib semakin berjaya, tetapi mereka membuat catatan buruk untuk Maung Bandung.

Bagaimana tidak? Persib, saat itu mengawali musim dengan catatan 12 laga tanpa kemenangan.

Setelah membawa catatan buruk mereka pun didepak oleh Persib, dan akhirnya tim kebanggaan bobotoh itu mendatangkan pengganti.

Pengganti anyar pun didominasi oleh pemain dari Cile dan satu diantaranya pemain Polandia, yakni Pavel Bocian, Rodrigo Sanhueza (Cile), dan Angelo Espinoza (Cile).

Pengalaman pada awal mendatangkan pemain baru pun membuat Persib Bandung juga mendatangkan pelatih asing.

Pada awal 2004, Persib menggunakan jasa pelatih asal Cile Juan Antonio Paez, dengan iitu pun membuatnya menghadirkan pemain asing yang mayoritasnya dari negaranya.

Tiga nama pemain asal Cile yang memperkuat Maung Bandung saat itu, yakni Claudio Lizama, Alejandro Tobar, dan Rodrigo Lemunao.

Setelah itu, Persib pun mulai menjajaki banyak pemain asing dari negara Afirka, Eropa, hingga Asia Tenggara.

Memang selama mendatangkan pemain asing Persib tak selalu membuahkan hasil bagus.

Persib tak berbeda dari klub lain, yang mana mereka juga pernah gagal total saat menghadirkan pemain asing.

Namun, setelah kegagalan tersebut, para pemain asing Persib saat ini mampu bersinar dan membuat tim menjadi salah satu klub yang paling di takuti.

Hal itu bisa terlihat di beberapa musim Liga 1 terakhir ini. Pada 2018, Persib menyuguhkan duet hebat Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman.

Duet maut yang ditunjukkan dua pemain andalan Persib itu pun membuat tim lawan kesulitan menghadang serangan dari mereka.

Pada musim 2019, tim yang berada di bawah asuhan Robert Alberts itu menonjolkan permainan hebat Nick Kuipers, pemain asal Belanda.

Namun, meski mampu menunjukkan permainan terbaik, Persib hanya mampu finis di posisi keenam klasemen akhir Liga 1 2020.

Sementara itu kompetisi Liga 1 2020 yang baru dimulai tiga pekan tersebut, Persib membuktikan bahwa mereka menjadi salah satu klub yang selalu sukses saat mendatagkan pemain asing.

Bagaimana tidah? Baru bermain tiga pekan pertama Liga 1 2020, duet anyar Persib Wander Luiz (Brasil) dan Geoffrey Castillion (Belanda) menjadi pemain yang ditakuti.

Hal itu terbukti bagaimana Wander Luiz telah mencetak empat gol dari tiga pertandingan, dan Castillion mencetak dua gol.

Bahkan masing-masing diantaranya telah mencatat satu assist selama tiga pekan pertama Liga 1 2020 itu.

Daftar lengkap pemain asing Persib Bandung dari pertama hingga saat ini:

Liga Indonesia 2003

Maciej Dolega (Polandia)
Piotr Orlinski (Polandia)
Mariusz Mucharski (Polandia)
Pavel Bocian (Polandia)
Rodrigo Sanhueza (Cile)
Angelo Espinoza (Cile)

Liga Indonesia 2003-2004

Claudio Lizama (Cile)
Alejandro Tobar (Cile)
Rodrigo Lemunao (Cile)

Liga Indonesia 2004

Julio Lopez (Cile)
Adrian Colombo (Uruguay)
Osvaldo Moreno (Cile)
Christian Molina (Cile)
Ikene Ikenwa (Nigeria)

Liga Indonesia 2005

Chioma Kingsley (Nigeria)
Antonio Claudio (Brasil)
Nipont Chanarwut (Thailand)
Pradith Taweechai (Thailand)
Liga Indonesia 2006

Ayouck Berti (Kamerun)
Patricio Jimenez (Cile)

Liga Indonesia 2005-2006

Ulian de Souza (Brasil)
Kosin Hatharaitanakool (Thailand)

Liga Indonesia 2006 dan 2009

Redouane Barkaoui (Maroko)

Liga Indonesia 2006-2008

Brahima Traore (Burkina Faso)

Liga Indonesia 2007-2008

Nyeck Nyobe (Kamerun)
Lorenzo Cabanas (Paraguay)
Christian Bekamenga (Kamerun)
Leontin Chitescu (Rumania)

Liga Super Indonesia 2008-2009

Fabio Lopez Alcantara (Brasil)
Rafael Alves Bastos (Brasil)
Satoshi Otomo (Jepang)
Christian Rene Martinez (Paraguay)

Liga Super Indonesia 2009-2010

Suchao Nuchnum (Thailand)
Hilton Moreira (Brasil)
Christian Gonzalez (Uruguay)

Liga Super Indonesia 2010-2011

Pablo Frances (Argentina)
Baihakki Khaizan (Singapura)
Shahril Ishak (Singapura)
Abanda Herman (Kamerun).

Liga Super Indonesia 2011 -2012

Shohei Matsunaga (Jepang)
Abanda Herman (Kamerun)
Miljan Radovic (Montenegro)
Zdravko Dragicevic (Montenegro)
Moses Sakyi (Ghana)

Liga Super Indonesia 2012-2013

Naser Al Sebai (Suriah)
Mbida Messi (Kamerun)
Herman Dzumafo Epandi (Kamerun)
Kenji Adachihara (Jepang)
Sergio van Dijk (Belanda /akhirnya naturalisasi)

Liga Indonesia 2014

Vladimir Vujovic (Montenegro)
Djibril Coulibaly (Mali)
Makan Konate (Mali)

Indonesia Soccer Championship 2016

Makan Konate (Mali)
Robertiino Pugliara (Argentina)
Vladimir Vujovic (Montenegro)
Juan Carlos Belencoso (Spanyol)

Liga 1 2017

Michael Essien (Ghana)
Carlton Cole (Inggris)
Vladimir Vujovic (Montenegro)
Shohei Matsunaga (Jepang)
Ezechiel N’Douassel (Chad)

Liga 1 2018

Ezechiel N’Douassel (Chad)
Jonathan Bauman (Argentina)
Oh In-kyun (Korea Selatan)
Bojan Malisic (Serbia)

 Ada Apa Pelatih Persija Sergio Farias Susul Striker Persib Wander Luiz ke Brasil? Ini yang Terjadi

 Persebaya, Arema FC, Persib, dan Persija Punya Maskot dan Julukan Identik Hewan, Ini Penjelasannya

 

Liga 1 2019

Kevin van Kippersluis (Belanda)
Nick Kuipers (Belanda)
Omin Nazari (Iran)

Liga 1 2020

Wander Luiz (Brasil)
Geoffrey Castillion (Belanda)

IKUTI >> Update Liga 1

(*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Siapa Raja Hat-trick Persib Bandung Sepanjang Sejarah Liga? Ekene Ikenwa atau Cristian Gonzales?, https://jabar.tribunnews.com/2020/05/10/siapa-raja-hat-trick-persib-bandung-sepanjang-sejarah-liga-ekene-ikenwa-atau-cristian-gonzales?page=all.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved