Jumat, 24 April 2026

Virus Corona di Berau

Bupati Berau Ungkap Baru 10 Kecamatan yang Laporkan Data Terbaru Penerima BLT Tahap II

Menjelang penyaluran BLT Pemerintah Kabupaten Berau, tahap II untuk masyarakat terdampak Virus Corona baru 10 kecamatan yang menyerahkan data

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Penghitungan dana BLT di kantor BPBD Berau, beberapa waktu lalu 

TRIBUBKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Menjelang penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tahap II untuk masyarakat terdampak Virus Corona atau covid-19, baru 10 kecamatan yang telah melaporkan data terbarunya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Berau H Muharram ke TribunKaltim.co, Kamis (14/5/2020).

Dari data yang masuk kata Muharram terjadi penambahan cukup signifikan dibandingkan data penerima BLT tahap 1.

"Sudah 10 kecamatan sekarang datanya sudah masuk dan terjadi penambahan semenjak kita berikan kriteria yang dapat menerima. Namun untuk data pastinya nanti rampung baru kita sampaikan," jelasnya.

Baca Juga

Seperti HIV, Covid-19 tak Bisa Hilang, WHO Ingatkan Belajar Hidup dengan Corona, Perhatikan Hal Ini

Faisal Basri Sindir Menteri Jokowi yang Bicara Ngaco soal Corona, Begini Tanggapan Najwa Shihab

Gadis 20 Tahun Prank Petugas Medis, Ngaku Terinfeksi Corona dan Kejang-kejang, Ternyata Mabuk

Diketahui, Bantuan Rp 750 ribu per kepala keluarga (KK) diberikan kepada warga yang terdampak pandemi covid-19 di Berau pada Tahap pertama.

Namun pada penyaluran BLT tahap dua dan tiga nilai nominalnya menurun menjadi Rp 600 ribu.

Terjadinya penurunan nominal tersebut, Kata Bupati Berau H Muharram disebabkan dua faktor dan telah dibahas dalam rapat Forkopimda.

"Penyebabnya ada dua. Yang pertama ini boleh jadi ada tambahan data karena data pertama masih ada keluhan otomatis terakomodir pada penerimaan berikutnya jadi ada tambahan data," katanya.

"Yang kedua adanya kesepakatan dalam rapat yang dihadiri Dandim, Kapolres dan semua Forkopimda beberapa waktu lalu agar supaya kabupaten Berau menyeragamkan bantuan dari pusat sebanyak Rp 600 ribu," jelasnya.

Ketua tim gugus percepatan penanganan covid-19 itu menjelaskan penyeragaman antara bantuan pusat dan Pemda untuk menghindari kecembuaran sosial dalam masyarakat.

"Jadi menghindari kecemburuan sosial, misalnya dari pusat Rp 600 ribu kemudian di kabupatan Rp 750 ribu ini akan menimbulkan kecemburuan karena bisa jadi yang mendapat bantuan pusat lebih miskin, ini yang kita hindari sehingga diseragamkan dari Mei dan Juni," tegasnya. (*)

Baca Juga

Anak Buah Megawati Punya Jurus Ampuh Lawan Virus Corona Tanpa PSBB, Buktikan Banyak yang Sembuh

Diduga Kurang Sosialisasi, Pasien Corona di Kabupaten Bogor Ini Lari dan Berobat ke Dukun

Virus Corona Sudah Diprediksi Cepat Mewabah, WHO ungkap Hal Mengejutkan, Sindir Amerika Serikat?

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Berau

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved