Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona di Kutim

Pendatang dari Zona Merah Langsung Dikarantina di Hotel Mashyur Sangatta

Pemerintah Kutai Timur, Kalimantan Timur memperketat penjagaan di pintu masuk Patung Burung dengan mengkarantina pendatang dari zona merah di Hotel MS

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Situasi briefing bersama Danramil 0909-01/Sangatta, Kapten Inf Arif dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA - Pemerintah Kutai Timur, Kalimantan Timur memperketat penjagaan di pintu masuk Patung Burung dengan mengkarantina pendatang dari zona merah di Hotel MS.

Danramil 0909-01/Sangatta, Kapten Inf Arif menyebutkan,  bahwa bagi pendatan dari zona merah yakni Samarinda, Balikpapan dan Tenggarong akan dikarantina di Hotel Mashyur Sangatta.

"Jadi sekarang pendatang yang datang dari zona merah di pintu masuk Patung Burung akan dikarantina. Nanti untuk tempat karantina yaitu di penginapan MS di sana sudah ada petugasnya.

Itu tehnisnya discrening di sini tempat pendataan pintu masuk Patung Burung ," ujar Arif, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga

Update Virus Corona di PPU pada Jumat 15 Mei, tak Ada Penambahan PDP dan ODP, Total 243 Kasus

Ini Sosok Indira Kalistha yang Viral dan Jadi Trending Topic karena Sepelekan Virus Corona

Tuntunan Shalat Idul Fitri dari Muhammadiyah Saat Kondisi Darurat Virus Corona

Danramil mengatakan, bahwa ada beberapa orang yang diwajibkan dikarantina di Hotel MS, yakni mayarakat yang datang dari luar Kutim, merupakan pelaku perjalanan luar daerah yang tinggal di Sangatta.

Kemudian karyawan, ASN dan TK2D yang tidak mematuhi imbauan Bupati Kutim dengan  liburan ke Samarinda maupun dari Tenggarong.

"Kemudian zona merah lokal sendiri yakni dari berlibur ke Samarinda, Balikpapan dan Tenggarong itu mutlak harus dikarantina di sini itu mutlak tanpa tawar," ujarnya.

Tambah Danramil menyatakan, bahwa tujuannya dilakukan hal ini adalah untuk menekan angka laju pemyebarsn covid-19 di Kutai Timur,

dan menekan masyarakat Kutim apabila tidak sangat penting untuk tidak keluar daerah, dan menekan pegawai atau ASN dan TK2D untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak keluar kota. (*)

Baca Juga

Kalahkan China dan Amerika Serikat, Jepang Berhasil Atasi Virus Corona, Bukan Karena Pemerintah

WHO Peringatkan Virus Corona Tak Akan Hilang Meski Ada Vaksin, Saatnya Berdamai Dengan Covid-19?

Sulit Temukan Obat Efektif, WHO Ingatkan Belajar Hidup dengan Corona, Potensi Endemik Seperti HIV

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kutim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved