CPNS 2019
Akhirnya BKN Beri Sinyal Kapan Jadwal SKB CPNS 2019, Tetap Digelar Tahun Ini
Sebelumnya jadwal SKB CPNS 2019 belum dikeluarkan BKN disebabkan pandemi virus Corona yang belum usai.
Pengumuman kelulusan SKD seluruh instansi yang turut mengalokasikan kursi dalam CPNS tahun ini telah berlangsung pada 22-23 Maret 2020 lalu.
Total ada 521 instansi yang terdiri dari 65 instansi pemerintah pusat (kementerian/lembaga) dan 456 instansi pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota).
Buka opsi dilakukan secara virtual
Instansi yang sebelumnya membuka lowongan mulai buka suara seputar kapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 akan digelar.
Bila mengacu pada jadwal semula, SKB CPNS yang harusnya sudah digelar sejak 25 Maret 2020 lalu
Namun karena wabah virus Corona atau covid-19 merebak di Indonesia, pelaksanaan SKB CPNS 2019 ini menjadi tertunda.
Saat pelaksanaannya tak kunjung jelas, juga sempat muncul isu bahwa SKB CPNS ini akan ditiadakan dan kelulusan cukup diganti sistem rangking saja.
Bukan hanya dari BKN, sejumlah instansi di daerah yang sebelumnya membuka lowongan juga mulai buka suara seputar pelaksanaan SKB CPNS tersebut, salah satunya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah
BKD Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya mengikuti arahan dari pemerintah pusat untuk penyelenggaraan SKB.
"Kemungkinan tes SKB bisa dilakukan pada Juli 2020," kata Kepala BKD Jateng, Wisnu Zaroh, Minggu (17/5/2020).
Ketika ditanya model tes SKB yang akan dilakukan, ia menjelaskan tetap akan dilakukan seperti biasanya.
Namun, dengan catatan, wabah corona telah berakhir. Bagaimana jika masih berlangsung?
"Tes dilakukan secara klasikal, namun dengan melihat keadaan. Juli diharapkan situasi membaik. Namun, jika masih berlanjut, banyak opsi yang bisa dilakukan termasuk virtual," terangnya.
Ia menjelaskan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan sejumlah strategi agar seleksi CPNS segera selesai.
Tes CPNS 2019 ini artinya sudah mengalami penundaan hingga dua kali. Yang pertama, tes mundur lantaran pesta demokrasi pilpres sehingga tes dilakukan pada 2020.